SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Menjalani pendidikan di Program Studi Kedokteran memang memerlukan fokus dan dedikasi tinggi. Namun, tak banyak yang mampu menyeimbangkan kesibukan akademik dengan menjalankan bisnis seperti Reghina Salsabila Ayuantia Nainatika, dokter muda lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa) yang baru saja diambil sumpahnya.
Pada puncak gelombang kedua pandemi Covid-19 tahun 2021, saat aktivitas harus dibatasi dan banyak orang lebih banyak berdiam di rumah, Reghina melihat peluang baru di dunia bisnis daring.
“Saat itu banyak masyarakat yang mulai beralih membeli barang melalui e-commerce, jadi saya memutuskan jadi dropshipper,” ujarnya.
Sebagai dropshipper, Reghina tidak perlu memiliki stok barang, melainkan hanya memesan barang dari produsen jika ada pelanggan yang memesannya.
"Baru ketika ada pelanggan yang pesan, saya baru order ke produsen," tambahnya.
Meski awalnya terasa nekat, perjalanan bisnisnya berjalan cukup lancar hingga akhirnya ia berani menjadi reseller, walau memerlukan modal lebih besar dengan keuntungan yang tidak terlalu signifikan.
Tidak puas dengan hanya menjadi reseller, Reghina kemudian memutuskan untuk membangun brand sendiri bernama Ascensio home, yang memfokuskan pada peralatan dapur.
“Modal nekat saya kenalan dengan sales pabrik di China, walau keterbatasan bahasa sempat jadi tantangan,” ujarnya. Namun, komitmen dan keberanian membantu Reghina menembus rintangan tersebut.
Sayangnya, perjalanan bisnis tidak mulus tanpa hambatan. Akunnya di Instagram pernah diretas hacker sehingga semua aset digital hilang dan tidak bisa dikembalikan.
“Saya sangat khawatir, apalagi hacker mencoba menipu followers saya. Beruntung ada influencer yang bekerjasama dengan saya yang menginformasikan,” jelas Reghina.
Meskipun sibuk mengelola bisnis, Reghina menegaskan bahwa menjalankan usaha tidak mengganggu fokus akademiknya.
Selain aktif dalam penelitian bersama dosen, ia juga terlibat dalam organisasi dan berbagai kompetisi seperti Program Kreativitas Mahasiswa.
“Saya sangat tertarik meneliti dan menulis, itu membantu saya tetap fokus dan berkembang,” katanya.
Setelah resmi disumpah sebagai dokter, Reghina yang menikah pada tahun 2024 memiliki mimpi besar.
“Saya ingin memiliki klinik kecantikan sendiri yang tidak hanya bermanfaat untuk orang lain tetapi juga membuka lapangan pekerjaan,” ungkapnya. Ia berencana bekerja dahulu sebagai dokter lalu mengambil kursus kecantikan.
Selain itu, bisnis peralatan dapurnya saat ini vakum karena fokus mempersiapkan Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) dan mendukung usaha suaminya di bidang desain bangunan.
“Ascensio home dan usaha suami sebenarnya usaha bersama dari sebelum menikah sampai sekarang,” tutup Reghina dengan semangat.
Editor : Ali Masduki
Artikel Terkait
