Prospek Bisnis Pupuk Menjanjikan, Perusahaan di Gresik ini Cetak Lonjakan Penjualan 33,4 Persen

Arif Ardliyanto
PT Nusa Palapa Gemilang Tbk mencatatkan pertumbuhan penjualan 33,4 persen sepanjang 2025 seiring lonjakan produksi dan strategi penguatan pasar pupuk nasional. Foto Surabaya.iNews.id/ist

GRESIK, iNewsSurabaya.id – Di tengah kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat, industri pupuk justru menunjukkan sinyal positif. Salah satu yang merasakan dampaknya adalah PT Nusa Palapa Gemilang Tbk (NPGF). Perusahaan pupuk ini berhasil mencatatkan kinerja impresif sepanjang 2025, seiring meningkatnya permintaan dari sektor pertanian dan perkebunan.

Sepanjang 2025, penjualan NPGF tumbuh 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut sejalan dengan lonjakan produksi yang mencapai 69 persen secara tahunan (year-on-year). Angka ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kesiapan industri pupuk dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional.

Di balik peningkatan tersebut, terdapat kerja panjang perusahaan dalam memperkuat fondasi operasional. Optimalisasi kapasitas produksi menjadi kunci, sehingga pasokan pupuk ke pasar tetap terjaga dan stabil di tengah fluktuasi kebutuhan petani.

Direktur Utama PT Nusa Palapa Gemilang Tbk, Ujang Suparman, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pembenahan menyeluruh yang dilakukan manajemen dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami fokus pada perencanaan produksi yang lebih matang, peningkatan efisiensi proses, serta penguatan jalur distribusi. Dengan kapasitas yang lebih siap, perusahaan bisa merespons kebutuhan pasar dengan lebih cepat dan konsisten,” ujar Ujang.

Menurutnya, peningkatan produksi bukan hanya berdampak pada volume penjualan, tetapi juga memberi ruang bagi perusahaan untuk menjaga ketersediaan produk di lapangan. Hal ini sekaligus memperkuat hubungan dengan mitra distribusi dan pelanggan di berbagai daerah.

Memasuki 2026, NPGF tidak ingin berhenti pada pencapaian produksi semata. Manajemen telah menetapkan arah baru dengan menempatkan tahun depan sebagai fase penguatan pemasaran. Setelah melewati tahap konsolidasi dan peningkatan kapasitas, perusahaan akan lebih agresif dalam memperluas jangkauan pasar.

“Tahun 2026 kami posisikan sebagai tahun pemasaran. Fokus kami memaksimalkan potensi pasar dari kapasitas yang sudah tersedia, dengan strategi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” jelas Ujang.

Langkah tersebut akan diwujudkan melalui penguatan merek, peningkatan penetrasi pasar, serta optimalisasi jaringan distribusi agar produk NPGF semakin mudah diakses oleh petani dan pelaku usaha perkebunan.

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan, NPGF juga bersiap meluncurkan dua produk baru, yakni Mono Potassium Phosphate (MKP) dan Potassium Nitrate (KNO₃). Kedua produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nutrisi tanaman yang lebih spesifik, khususnya pada segmen pertanian modern dan perkebunan bernilai tinggi.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh rencana ekspansi akan tetap dijalankan secara terukur. Fokus utama perusahaan tetap pada efisiensi, kualitas produk, serta kesinambungan pertumbuhan jangka panjang.

Dengan kinerja produksi yang semakin solid dan agenda pemasaran serta inovasi produk di 2026, PT Nusa Palapa Gemilang Tbk optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai pemain penting di industri pupuk nasional, sekaligus berkontribusi pada keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network