SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Sorak sorai dan emosi bercampur menjadi satu di lapangan saat tim futsal Pro Alana GSI memastikan satu tempat di partai final. Dalam laga sarat gengsi dan tensi tinggi, tim futsal Pro Alana GSI berhasil membalikkan keadaan dan menaklukkan tim futsal Pro Alana Cemandi dengan skor tipis 2-1 lewat comeback dramatis yang menguras energi hingga detik akhir.
Sejak menit awal, duel dua tim satu keluarga besar Alana ini berlangsung ketat. Alana Cemandi tampil percaya diri dengan penguasaan bola yang rapi dan keberanian melakukan duel satu lawan satu. Tekanan tersebut membuat Alana GSI harus bertahan lebih dalam dan akhirnya kebobolan lebih dulu. Gol pembuka itu sempat membuat ritme permainan GSI terganggu.
Namun, di balik tekanan, Alana GSI menunjukkan karakter yang selama ini menjadi ciri khas mereka: pantang menyerah. Perlahan, tim mulai bermain lebih sabar, menjaga kedalaman lini pertahanan, sembari menunggu momen untuk menyerang balik.
Tim Futsal Pro Alana GSI memastikan tiket final setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Alana Cemandi 2-1 dalam laga futsal penuh tensi dan mental juara. Foto Surabaya.iNews.id/arif
Asisten Manajer Tim Futsal Pro Alana GSI, Arif Keceng, mengungkapkan bahwa kunci kemenangan timnya terletak pada ketenangan dan mental pemain.
“Kami sempat tertinggal, tapi saya lihat anak-anak tidak panik. Mereka tetap percaya dengan game plan. Ini soal mental dan kebersamaan, bukan sekadar teknik,” ujar Arif Keceng.
Memasuki paruh kedua, Alana GSI mengubah pendekatan permainan dengan menerapkan strategi high press. Tekanan intens di area lawan membuat Alana Cemandi kehilangan kenyamanan. Beberapa kesalahan fatal berhasil dimanfaatkan hingga gol penyama kedudukan tercipta dan membakar semangat tim.
Momentum itu menjadi titik balik. Gol kedua Alana GSI pun lahir dari kerja sama tim yang solid, memanfaatkan celah pertahanan lawan. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, memastikan langkah Pro Alana GSI ke partai final.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
