JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Drama luar biasa mewarnai final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand. Setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal, laga berlanjut ke perpanjangan waktu hingga akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026), menyajikan ketegangan hingga detik terakhir. Timnas Indonesia yang sempat unggul 1-0 harus menerima kenyataan Thailand mampu menyamakan kedudukan dan bahkan berbalik unggul pada babak tambahan waktu.
Indonesia sebenarnya tampil dengan keuntungan jumlah pemain. Kondisi tersebut membuat Skuad Garuda lebih leluasa membangun serangan dan menekan pertahanan Thailand.
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Emil Audero tampil heroik. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar
Pada babak kedua, Indonesia meningkatkan intensitas permainan. Peluang emas hadir pada menit ke-69 ketika Mitch Baker memperoleh kesempatan di depan gawang Thailand. Namun, penyelesaiannya masih sedikit melebar dari sasaran.
Tekanan Indonesia terus berlanjut. Skuad Garuda kemudian memperoleh tendangan bebas setelah Calvin Verdonk yang sedang membawa bola mendapat tekel dari Waris Pain.
James dipercaya menjadi eksekutor bola mati tersebut. Tendangannya pada menit ke-83 mengenai atau diblok pemain Thailand sehingga arah bola berubah.
Bola yang berubah arah justru meluncur ke gawang Thailand. Indonesia pun membuka keunggulan 1-0.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Thailand mampu merespons dan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-86 melalui Iklas.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Indonesia sempat memperoleh peluang pada menit 90+4, tetapi pertahanan Thailand berhasil memutus serangan tersebut.
Indonesia vs Thailand Makin Menegangkan di Perpanjangan Waktu Memasuki babak pertama perpanjangan waktu, Indonesia terus berusaha memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-95 ketika Skuad Garuda memperoleh tendangan bebas setelah terjadi pelanggaran di depan kotak penalti Thailand.
Akan tetapi, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Memasuki babak kedua perpanjangan waktu, pertandingan justru menghadirkan kejutan. Thailand berhasil mencetak gol melalui serangan balik pada menit ke-110.
Serangan cepat Thailand membuat lini belakang Indonesia kerepotan. Behradol kemudian mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Thailand berbalik unggul 2-1.
Indonesia tidak menyerah. Tekanan kembali dilancarkan hingga akhirnya Elkan Baggott berhasil mencetak gol pada menit ke-115.
Gol tersebut membuat kedudukan kembali imbang 2-2. Sisa pertandingan berlangsung semakin dramatis karena kedua tim sama-sama berusaha mencetak gol sebelum peluit panjang.
Tidak ada gol tambahan hingga perpanjangan waktu selesai. Juara FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Emil Audero Jadi Pahlawan Indonesia di Adu Penalti
Dalam drama adu penalti, Indonesia menjadi penendang pertama. Kevin Diks maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya.
Thailand kemudian mendapat giliran. Namun, tekanan berada di pihak penendang Thailand karena Emil Audero berdiri kokoh di bawah mistar gawang Indonesia.
Penendang kedua Indonesia, James, kembali berhasil mencetak gol. Thailand kemudian membalas melalui Warisbsan.
Pada kesempatan ketiga, Elkan Baggott maju sebagai eksekutor Indonesia dan kembali sukses. Situasi kemudian berubah ketika kapten Thailand, Yuyen dengan nomor punggung 6, gagal menaklukkan Emil Audero.
Indonesia semakin dekat dengan gelar juara.
Sayoattinama kemudian menjadi penendang berikutnya bagi Indonesia dan kembali menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Penendang Thailand, Sairya, menjadi salah satu pemain yang menentukan nasib negaranya. Namun, drama akhirnya berpihak kepada Indonesia.
Emil Audero tampil sebagai salah satu sosok kunci dalam kemenangan tersebut setelah mampu menggagalkan eksekusi penalti Thailand.
Indonesia pun keluar sebagai juara setelah melewati pertandingan final yang berlangsung penuh drama.
Ole Romany Angkat Kaos Nomor 7 Marselino Ferdinan
Pesta kemenangan pemain Indonesia di lapangan juga menghadirkan momen yang menyentuh.
Ole Romany terlihat mengangkat kaos bernomor punggung 7 milik Marselino Ferdinan di tengah perayaan kemenangan.
Momen tersebut langsung menjadi salah satu adegan yang mencuri perhatian dalam pesta juara Skuad Garuda.
Di tengah euforia keberhasilan merebut trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Ole memilih mengangkat jersey nomor 7 tersebut. Aksi itu menjadi simbol penghormatan yang ikut mewarnai perayaan gelar juara Indonesia.
Final Indonesia vs Thailand akhirnya tidak hanya menghadirkan pertarungan sengit selama 120 menit, tetapi juga drama adu penalti dan sejumlah momen emosional yang membuat keberhasilan Skuad Garuda semakin berkesan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
