Diburu 270 Ribu Pengunjung, PRJ Jatim 2026 Pasang Target Transaksi Fantastis Rp50 Miliar

Hendro Djatmiko
PRJ Jatim 2026 menargetkan 270.000 pengunjung dan transaksi Rp50 miliar. Lebih dari 250 stan hadir membuka peluang pasar di Jawa Timur. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pameran berskala besar bukan sekadar tempat berbelanja. Bagi pelaku usaha, ajang seperti Pekan Raya Jatim (PRJ Jatim) 2026 menjadi kesempatan untuk memperluas pasar, membaca kebutuhan konsumen, hingga membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan.

PRJ Jatim 2026 hadir sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Pameran yang mengusung tema Jatim Unggul, Maju, Berkelanjutan ini menempati area sekitar 13.380 meter persegi dengan melibatkan lebih dari 250 stan dari berbagai sektor usaha.

Selama 11 hari penyelenggaraan, PRJ Jatim 2026 menargetkan kehadiran 270.000 pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp50 miliar. Target tersebut menunjukkan besarnya potensi pameran sebagai ruang pertemuan antara pelaku usaha dan masyarakat.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, kesempatan bertemu langsung dengan konsumen memiliki arti tersendiri. Pelaku usaha tidak hanya dapat memperkenalkan produk, tetapi juga mendengar masukan, mengenali preferensi pembeli, dan melihat peluang pengembangan pasar.

Salah satu perusahaan yang kembali ambil bagian dalam PRJ Jatim 2026 adalah OT Group. Keikutsertaan tahun ini menjadi partisipasi ketiga perusahaan tersebut setelah sebelumnya hadir pada penyelenggaraan 2023 dan 2025.

Director & COO OT Group, Donny, menilai kegiatan pameran dapat menjadi salah satu ruang bagi perusahaan untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi daerah.

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha hingga masyarakat sebagai konsumen.

“Pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya dibangun oleh satu pihak, tetapi melalui kolaborasi berbagai pelaku usaha dan masyarakat. Karena itu, kami berupaya mengambil bagian melalui dukungan terhadap kegiatan yang membuka ruang interaksi, memperluas akses pasar, dan mendorong aktivitas ekonomi di daerah,” ujar Donny.

Dia menambahkan, Jawa Timur memiliki peran penting dalam perkembangan kegiatan usaha perusahaan. Keterlibatan dalam pameran yang mempertemukan dunia usaha dengan masyarakat menjadi salah satu bentuk partisipasi dalam mendukung aktivitas perdagangan di daerah.

Bagi pengunjung, kehadiran ratusan stan memberikan kesempatan untuk menemukan beragam produk dalam satu lokasi. Masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung, membandingkan pilihan, serta menyesuaikan keputusan pembelian dengan kebutuhan masing-masing.

Sementara bagi pelaku usaha, respons konsumen selama pameran dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk dan menyesuaikan layanan dengan perkembangan kebutuhan pasar.

PRJ Jatim 2026 menghadirkan berbagai kategori produk dan layanan. Mulai dari elektronik, peralatan rumah tangga, makanan dan minuman, kesehatan, furnitur, otomotif, pariwisata, perhiasan, kecantikan, fesyen, hingga tas dan sepatu.

Keberagaman kategori tersebut memperlihatkan luasnya sektor usaha yang dapat terlibat dalam satu kegiatan pameran. Aktivitas di dalamnya tidak hanya berkaitan dengan transaksi jual beli, tetapi juga mencakup proses produksi, distribusi, pemasaran, hingga keterlibatan tenaga kerja.

Marketing Director PT Jakarta International Expo, Ralph Scheunemann, mengapresiasi partisipasi perusahaan yang kembali mendukung penyelenggaraan PRJ Jatim.

Menurut Ralph, keterlibatan berbagai pelaku usaha menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga keberlanjutan pameran sebagai ruang pertemuan antara dunia usaha dan masyarakat.

“Kami berharap kolaborasi ini dapat terus memberikan pengalaman yang baik bagi pengunjung sekaligus mendukung aktivitas perdagangan dan perekonomian di Jawa Timur,” ujarnya.

Target 270.000 pengunjung dan transaksi Rp50 miliar menjadi salah satu tolok ukur yang ingin dicapai dalam PRJ Jatim 2026. Namun, manfaat kegiatan semacam ini juga dapat dilihat dari peluang yang terbuka bagi pelaku usaha setelah pameran berakhir.

Interaksi langsung dengan konsumen dapat membantu perusahaan memahami perubahan selera pasar. Di sisi lain, pertemuan antarpelaku usaha berpotensi membuka jaringan kerja sama baru yang dapat dikembangkan dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat, pameran memberikan akses terhadap beragam produk sekaligus kesempatan memperoleh informasi sebelum menentukan pilihan. Sementara bagi sektor usaha, kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk menguji respons pasar dan memperluas jangkauan konsumen.

Melalui PRJ Jatim 2026, pameran diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan dalam rangka peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya interaksi ekonomi yang lebih luas.

Dengan keterlibatan berbagai sektor usaha dan antusiasme masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung perputaran perdagangan sekaligus membuka peluang pengembangan pasar di Jawa Timur.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network