BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Penemuan bayi laki-laki di wilayah Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi, menjadi perhatian Polresta Banyuwangi. Bayi yang ditemukan warga pada Sabtu (10/10/2026) tersebut langsung dievakuasi untuk mendapatkan pemeriksaan medis, perawatan, dan perlindungan.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan menegaskan, keselamatan dan kesehatan bayi menjadi prioritas utama dalam penanganan peristiwa tersebut. Selain memastikan kondisi medisnya, perlindungan terhadap hak anak juga harus diperhatikan sejak awal.
Ia menyampaikan apresiasi kepada dokter, perawat, bidan, serta seluruh tenaga kesehatan yang telah memberikan pelayanan dan pendampingan kepada bayi tersebut.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan, kesehatan, dan masa depan anak. Kami ingin memastikan bayi mendapatkan perawatan serta perlindungan yang optimal,” ujarnya.
Menurut Rofiq, penanganan kasus penemuan bayi tidak semata-mata berkaitan dengan penyelidikan dan proses penegakan hukum. Kepentingan terbaik bagi anak harus menjadi pertimbangan utama agar haknya atas perlindungan tetap terpenuhi.
Ia mengingatkan agar peristiwa yang terjadi pada awal kehidupan bayi tersebut tidak menjadi sumber stigma ketika anak tumbuh dewasa. Karena itu, masyarakat diharapkan turut menjaga privasi bayi, terutama dengan tidak menyebarkan informasi maupun dokumentasi yang dapat mengarah pada identitas pribadinya.
“Kita harus mempertimbangkan kepentingan anak dalam jangka panjang. Jangan sampai informasi atau dokumentasi yang beredar saat ini justru menjadi beban bagi anak ketika tumbuh dewasa. Karena itu, yang terpenting adalah melindungi, merawat, dan memastikan anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan baik,” tegasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
