MALANG, iNewsSurabaya.id – Kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di Kota Malang, Jawa Timur, mengalami peningkatan. Untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi dan menjaga kelancaran pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), penyaluran BBM ditingkatkan dari rata-rata 340 kiloliter (KL) menjadi sekitar 407 KL per hari.
Langkah tersebut dilakukan Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. Gubernur Jawa Timur turun langsung memantau penyaluran BBM di SPBU 54.651.73 Ciliwung, Kota Malang.
Pemantauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan Pertamina dalam merespons kenaikan kebutuhan BBM, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.
Sebelum melakukan peninjauan di Malang, koordinasi terkait kondisi penyaluran BBM telah dilakukan bersama Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat malam (16/10).
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan penyesuaian pasokan Pertalite dilakukan berdasarkan hasil pemantauan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Berdasarkan pemantauan kami, terdapat peningkatan kebutuhan Pertalite di Kota Malang. Untuk mengantisipasi hal tersebut, penyaluran telah kami tingkatkan dari rata-rata sekitar 340 KL per hari menjadi sekitar 407 KL per hari,” ujar Ahad.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
