SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat hiburan malam terus diperketat. Polresta Sidoarjo bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Dalam razia tersebut, pengunjung hingga perempuan pemandu lagu (PL) diwajibkan menjalani tes urine. Petugas juga memeriksa identitas, menggeledah barang bawaan, serta menyisir sejumlah ruangan karaoke untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan puluhan personel gabungan. Setiap pengunjung yang berada di lokasi menjadi sasaran pemeriksaan, termasuk pengecekan tas dan barang pribadi.
Langkah ini dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba sejak dini sekaligus mencegah tempat hiburan malam menjadi lokasi peredaran barang terlarang.
Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra melalui Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, Kompol Dwi Gastimur Wanto, mengatakan petugas menyiapkan puluhan perangkat tes urine dalam setiap pelaksanaan razia.
"Lebih dari 50 alat tes urine disediakan setiap malam untuk pemeriksaan pengunjung dan pemandu lagu," kata Kompol Dwi Gastimur Wanto.
Menurut dia, razia narkoba akan terus dioptimalkan dengan menyasar tempat hiburan malam di wilayah Sidoarjo. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan agar pengunjung maupun pekerja hiburan malam tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
"Maksud tujuan untuk mendeteksi dini agar tidak terjebak godaan narkoba, baik itu pengunjung maupun pemandu lagu," ujarnya.
Meski dalam razia kali ini petugas tidak menemukan narkoba, pemeriksaan di sejumlah ruangan karaoke menghasilkan temuan lain. Petugas mendapati minuman keras (miras) dengan kadar alkohol tinggi di beberapa room karaoke.
Atas temuan tersebut, petugas memberikan teguran kepada pihak terkait. Namun, dalam kegiatan ini tidak dilaporkan adanya temuan narkoba.
Polresta Sidoarjo bersama BNN berencana melanjutkan razia secara berkala di tempat hiburan malam. Pengunjung dan perempuan pemandu lagu tetap menjadi sasaran pemeriksaan, termasuk melalui tes urine.
Langkah pengawasan tersebut diharapkan mampu menekan potensi penyalahgunaan narkoba sekaligus mempersempit ruang bagi peredaran narkotika di lingkungan hiburan malam Sidoarjo.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
