get app
inews
Aa Text
Read Next : KKI Resmi Meluncur di Pamekasan, Wujudkan Pemerintahan yang Transparan dan Efisien

Bank Jatim Tingkatkan Sinergi Human Capital Antar Anggota KUB

Rabu, 26 Februari 2025 | 10:30 WIB
header img
Acara dibuka secara resmi oleh Direktur Kepatuhan bankjatim, Umi Rodiyah. Foto/Dokumentasi Bankjatim

SURABAYA - Dalam rangka meningkatkan sinergi antar anggota Kelompok Usaha Bank (KUB), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) sukses menyelenggarakan sharing session di bidang Human Capital. Bertempat di Hotel Bumi Surabaya, acara tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Kepatuhan bankjatim, Umi Rodiyah. Turut hadir jajaran SEVP beserta Vice President Human Capital bankjatim sebagai salah satu pemateri.

Umi menjelaskan, melalui sharing session bertema Implementasi Sinergitas Antar Anggota Kelompok Usaha Bank (KUB) Dalam Bidang Human Capital ini, diharapkan  dapat memberikan ilmu tambahan serta menyamakan persepsi. 

”Harapannya kita semua dapat menyamakan persepsi terkait beberapa hal, antara lain tentang penentuan Key Performance Indicator (KPI) pengurus, unit kerja, dan individu. Bank Jatim ingin dari lima bank anggota KUB yang bergabung dengan bankjatim diharapkan ada standarisasi,” terangnya.

Adapun sesi yang dibahas yaitu Blueprint Human Capital, KPI Pengurus, Unit Kerja & Individu, Punishment, Remunerasi dan Pengembangan Karir, Kamus Kompetensi, serta Sinergi Human Capital Untuk Meningkatkan Kolaborasi Antar Anggota KUB. Keenam hal tersebut merupakan komponen penting yang inline dengan masing-masing BPD. 

“Sharing session ini juga sebagai salah satu bentuk mewujudkan sinergitas kita dalam ber-KUB, diharapkan juga tidak ada ketimpangan ilmu, sehingga kita bisa menjadi bank yang besar,” ungkap Umi.

Sebagai bagian dari langkah strategis, Bank Jatim telah menjadi perusahaan induk terhadap 5 BPD melalui KUB. Yaitu Bank NTB Syariah, Bank Lampung, Bank NTT, Bank Banten, dan Bank Sultra.  

Seiring dengan pelaksanaan aksi korporasi KUB tersebut, Bank Jatim juga telah mempersiapkan diri melalui transformasi terhadap 5 pilar yang menjadi fundamental bisnis perseroan. Yaitu peningkatan keunggulan dibidang human capital, penguatan struktur organisasi untuk beradaptasi dengan perkembangan jaman yang diikuti dengan sinkronisasi prosedur yang lebih adaptif dengan tetap berasaskan pada kehati-hatian, dan peningkatan utilitas di aspek teknologi informasi. Selanjutnya pilar terakhir adalah implementasi aksi korporasi penyertaan modal untuk kebutuhan pembentukan KUB.

Sebagai bank yang terus menjadi inovatif dan terpercaya, bankjatim telah membuktikan bahwa BPD dapat bersaing di kancah nasional. Maka dari itu, BJTM berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan memperkuat pertumbuhan bisnisnya. 

Adapun kinerja yang solid yang di tunjukkan pada periode November 2024. Yakni aset bank jatim mencapai Rp 109,09 triliun, penyaluran kredit Rp 63,90 triliun, penghimpunan dana pihak ketiga berada di angka Rp 87,96 triliun, dan laba sebesar Rp 1,02 triliun.
 
Kemudian, inovasi layanan keuangan berkelanjutan dari Jconnect sukses mencatatkan angka pengguna sebanyak 811.575 user pada November 2024. Hal tersebut memperlihatkan peran BJTM yang terus bergerak bersama masyarakat dan pelaku usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Editor : Ali Masduki

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut