Tradisi Lebaran Bani Sayadi Grobogan, Ajang Jaga Silaturahmi dan Motivasi Pendidikan untuk Keluarga

GROBOGAN, iNEWSSURABAYA.ID – Momen Lebaran dimanfaatkan secara istimewa oleh keluarga besar Bani Sayadi atau dikenal juga sebagai Sayadi Kalanglundo, Ngaringan, Grobogan. Mereka menggelar acara kumpul keluarga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus melestarikan tradisi leluhur yang mulai jarang dilakukan.
Rencana pertemuan ini sudah dirancang sejak setahun lalu di rumah Kang Bisri. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh makna ini, hadir salah satu tokoh muda Grobogan, Kiai Mansur, yang memberikan pesan penting tentang arti kebersamaan dan silaturahmi.
"Saya baru tahu kalau Mbah Sayadi memiliki sembilan saudara. Dari sinilah kita bisa melihat pentingnya menjaga hubungan keluarga besar," ungkap Kiai Mansur saat memberikan sambutan.
Ia berharap, tradisi kumpul keluarga ini tidak hanya berhenti di tahun ini saja, tetapi bisa menjadi agenda rutin untuk menjaga kekompakan antar keturunan.
"Tradisi ini harus terus dilestarikan. Saya yakin, silaturahmi seperti ini membawa banyak keberkahan dan manfaat di masa depan," tambahnya.
Nilai Positif Kumpul Keluarga: Pendidikan dan Spirit Kebersamaan
Acara ini juga diisi dengan sesi motivasi dari Arif Ardliyanto, S.Sos., M.I.Kom, yang menyampaikan pentingnya pelestarian budaya kumpul keluarga sebagai bentuk penguatan nilai dan identitas.
"Tradisi seperti ini punya korelasi kuat terhadap tumbuhnya kesadaran sosial, nilai kebersamaan, dan semangat pendidikan dalam keluarga besar," ujar Arif.
Arif juga menyampaikan apresiasinya terhadap generasi muda Bani Sayadi yang semakin sadar akan pentingnya pendidikan. Ia menyebut banyak keturunan Sayadi yang kini telah menempuh pendidikan tinggi, bahkan hingga jenjang S2, serta ada yang menjadi penghafal Al-Qur’an.
"Saya bangga mendengar ada saudara dan keponakan yang kuliah S1 dan S2. Bahkan banyak yang hafal Al-Qur’an. Ini anugerah besar dari Allah, jangan iri, jadikan sebagai motivasi agar kita terus maju. Saat ini, pendidikan adalah kunci kesuksesan keluarga. Percayalah itu!" tegasnya.
Dengan suasana yang penuh kehangatan dan kekeluargaan, kegiatan ini membuktikan bahwa Lebaran bukan hanya tentang saling bermaaf-maafan, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat pondasi keluarga melalui silaturahmi, pendidikan, dan semangat kebersamaan.
Melalui tradisi ini, Bani Sayadi berharap dapat terus menjaga nilai-nilai luhur keluarga dan memberikan teladan positif bagi generasi mendatang di tengah era modern yang penuh tantangan.
Editor : Arif Ardliyanto