get app
inews
Aa Text
Read Next : Musik Daul Madura, Warisan Tradisional yang Kian Populer dan Mendunia, Ini Sejarahnya

Kapal Cepat Banyuwangi-Bali Siap Beroperasi Juni 2025, Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan Pelabuhan

Sabtu, 05 April 2025 | 12:42 WIB
header img
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom, Banyuwangi. Foto iNEWSSURABAYA/ist

BANYUWANGI, iNEWSSURABAYA.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melakukan peninjauan langsung ke Pelabuhan Pengumpan Regional Marina Boom, Banyuwangi, Jumat (4/4/2025). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur jelang pengoperasian kapal cepat rute Banyuwangi-Bali yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Juni 2025.

Pelabuhan Marina Boom, yang juga dikenal sebagai pelabuhan rakyat, kini menjadi fokus pengembangan infrastruktur maritim guna meningkatkan konektivitas antarwilayah di Jawa Timur, sekaligus mendukung sektor pariwisata dan perdagangan Banyuwangi.

“Saya ingin memastikan kesiapan infrastruktur di Pantai Marina Boom sebelum kapal cepat beroperasi. Operator juga akan mengecek kembali kelengkapan yang dibutuhkan,” ujar Khofifah.

Kapal cepat berkapasitas 300 penumpang ini akan melayani rute strategis antara Pelabuhan Marina Boom, Banyuwangi dan Pelabuhan Pulau Serangan, Denpasar, Bali. Jalur ini diharapkan menjadi alternatif transportasi laut yang efisien, mempercepat mobilitas wisatawan dan barang antar dua destinasi populer.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga meninjau Pelabuhan Ketapang untuk melihat rencana pembangunan jembatan penghubung antara Dermaga IV (LCM) dan Dermaga Bulusan, sebagai tindak lanjut dari usulan ASDP yang disampaikan akhir Maret lalu.

“Kami ingin memaksimalkan peluang sektor jasa dan pelayanan publik di Banyuwangi, sekaligus memperluas konektivitas laut ke Sulawesi dan Kalimantan,” tambah Khofifah.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki dan merawat fasilitas pelabuhan, demi memastikan keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa.

“Sebagai daerah dengan potensi wisata tinggi, Banyuwangi memerlukan akses transportasi laut yang lancar. Kami ingin menjadikan Marina Boom sebagai gerbang maritim yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” tutur Ipuk.

Selain itu, Pemkab Banyuwangi juga terus memperkuat identitas lokal dalam pembangunan infrastruktur transportasi publik, seperti revitalisasi Stasiun Banyuwangi Kota dan desain Bandara Banyuwangi yang sarat dengan nuansa lokal.

Pelabuhan Marina Boom kini menjadi bagian penting dari strategi penguatan konektivitas maritim di Jawa Timur. Kehadiran kapal cepat Banyuwangi-Bali diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mempercepat distribusi barang, dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal maupun nasional.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut