Truk Tangki Bermuatan Etanol Tabrak Mobil Layanan Tol di Jombang, Dua Orang Terluka
JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Tol Jombang-Mojokerto, tepatnya di KM 675+200 arah B, Sabtu malam (12/7/2025), sekitar pukul 19.40 WIB. Sebuah truk tangki bermuatan 24 ton etanol menghantam mobil layanan jalan tol. Diduga, sopir truk mengalami kelelahan dan tertidur saat mengemudi.
Insiden tersebut melibatkan truk bernomor polisi B 9058 NFU yang dikemudikan oleh Ari Wahyudin (38), warga Karanganyar, Jawa Tengah. Truk tersebut menghantam mobil layanan tol Daihatsu Granmax B 2697 FOK yang dikemudikan Achmad Triyono (31), warga Tembelang, Jombang. Di dalam mobil juga terdapat seorang petugas lain, Wicaksono Adi N.
Menurut Zanuar Firmanto, Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, truk tangki tersebut melaju dari Mojokerto menuju Surakarta. Saat melintas di lokasi kejadian, truk tiba-tiba oleng ke arah bahu jalan dan menghantam mobil patroli tol yang sedang berada di lajur kanan.
"Truk sempat terdorong hingga kurang lebih 100 meter setelah menghantam kendaraan unit Patroli 241," ujar Zanuar saat dikonfirmasi pada Minggu pagi (13/7/2025).
Dari hasil pemeriksaan awal, sopir truk mengaku mengantuk saat kecelakaan terjadi. Hal ini membuatnya kehilangan kendali dan menyebabkan tabrakan. Posisi akhir kedua kendaraan terhenti di lajur satu jalan tol.
Meski tidak ada korban jiwa, dua petugas dalam mobil layanan tol mengalami luka-luka. Achmad Triyono mengalami kesemutan di tangan dan kaki serta nyeri di bagian dada. Sementara itu, Wicaksono Adi mengalami mual, nyeri kepala, dan luka robek di dahi serta belakang kepala.
Keduanya langsung dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Pascakecelakaan, kendaraan yang terlibat langsung dievakuasi ke Satlantas Polres Jombang. Penyelidikan atas kasus ini masih berlangsung, termasuk pemeriksaan sopir truk tangki dan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Menurut Ipda Siswanto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, pihaknya masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut.
"Kami terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara detail kronologi kecelakaan. Sopir dan sejumlah saksi telah kami mintai keterangan," jelasnya.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi tubuh sebelum berkendara, terutama saat malam hari di jalur tol yang relatif sepi. Mengemudi dalam keadaan mengantuk dapat berujung fatal, tak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Editor : Arif Ardliyanto