get app
inews
Aa Text
Read Next : LKBB Jayabaya 2025 di SMK Ketintang Surabaya, Panggung Disiplin dan Karakter Generasi Muda

Hadapi Informasi Provokatif di Dunia Maya, Surabaya Cetak Anak Muda Jadi Calon Pemimpin

Kamis, 25 September 2025 | 09:45 WIB
header img
Pemkot Surabaya Bekali Pemuda dengan Pelatihan Kepemimpinan untuk menghadapi Era Digital. Foto iNewsSurabaya/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat mental dan karakter generasi muda agar siap menghadapi derasnya arus informasi di era digital. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui program Pembinaan Kepemimpinan Bagi Pemuda yang diikuti 50 anak muda Surabaya.

Kegiatan ini digelar untuk menyiapkan pemuda agar tidak mudah terprovokasi oleh konten negatif maupun hoaks yang marak di dunia maya. Para peserta mendapat pembekalan langsung dari narasumber profesional, yakni Arif Ardliyanto selaku Pemimpin Redaksi iNewsSurabaya.id, serta Chandra Tri Kurniawan, S.Pd, Direktur Permata Academy.

Acara dibuka secara resmi oleh Kasie Kepemudaan sekaligus Ketua Tim Kerja Disbudporapar Kota Surabaya, Achmad Meydana, ST, yang mewakili Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya. Ia menegaskan, pemuda perlu memiliki ketajaman berpikir dan tidak mudah terpengaruh isu provokatif.

“Anak muda harus cermat membaca situasi. Jangan sampai gampang terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas sumbernya. Karena itu, kami menghadirkan narasumber yang mampu memberikan gambaran nyata tantangan di era digital,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kota Surabaya, Hidayat Syah, menekankan bahwa pembekalan ini penting sebagai bekal generasi muda dalam memimpin di masa depan. “Pemuda adalah calon pemimpin bangsa. Karena itu, mereka harus memiliki keahlian kepemimpinan, dimulai dari kemampuan mengelola dirinya sendiri,” ucapnya.

Kepala Bidang Kepemudaan Disbudporapar, Erringgo Perkasa, menambahkan bahwa pembinaan tidak berhenti pada satu kegiatan. Pihaknya akan terus menghadirkan program berkesinambungan untuk memperluas wawasan pemuda Surabaya. “Perubahan di era digital terjadi sangat cepat. Maka langkah antisipasi juga harus cepat agar generasi muda tidak tertinggal,” jelasnya.

Chandra Tri Kurniawan, salah satu narasumber, menegaskan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar mengarahkan orang lain, melainkan juga kemampuan memimpin diri sendiri. “Generasi muda sangat rentan terprovokasi. Melalui pelatihan seperti ini, mereka bisa belajar membedakan hal yang boleh dilakukan dan yang sebaiknya dihindari,” katanya.

Program pembinaan ini mendapat sambutan positif dari peserta. Mereka mengaku kegiatan tersebut membuka wawasan baru tentang pentingnya kepemimpinan di tengah derasnya arus digitalisasi. Dengan dukungan Pemkot Surabaya, diharapkan para pemuda semakin siap berkontribusi, baik di lingkungannya maupun di tingkat yang lebih luas.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut