OSL Tertinggi Nasional, Pegadaian Surabaya Fokus Tingkatkan Pembiayaan Ibadah Haji dan Wisata Religi
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menjelang peringatan Natal 2025, PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya menghadirkan terobosan baru untuk mendukung kebutuhan ibadah masyarakat. Melalui program pembiayaan wisata religi, Pegadaian membuka akses yang lebih mudah bagi nasabah yang ingin berangkat ke Tanah Suci maupun mengikuti perjalanan rohani ke berbagai destinasi religi.
Langkah ini dipertegas dalam Gathering Mitra Pembiayaan Porsi Haji dan Wisata Religi yang digelar di Hotel Harris Gubeng, Surabaya. Acara tersebut mempertemukan manajemen Pegadaian dengan 15 mitra travel religi serta sembilan perwakilan majelis gereja dari berbagai wilayah.
Mengusung tema “Bersama Melangkah, Bersama Beribadah,” kegiatan ini bertujuan memperluas jaringan kolaborasi sekaligus menyelaraskan strategi pelayanan jelang penutupan tahun.
PLH Kepala Bagian Humas Pegadaian Kanwil XII Surabaya, M. Assofi Trianugraha, menegaskan bahwa Pegadaian tak hanya hadir sebagai penyedia pembiayaan, tetapi juga sebagai mitra perjalanan ibadah yang dapat diandalkan.
“Kami ingin hadir bukan sekadar sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra perjalanan ibadah yang amanah dan solutif,” ujarnya.
Menurut Assofi, pertemuan ini menjadi strategi penting untuk mempertemukan pimpinan cabang dengan mitra travel religi. Tujuannya agar akselerasi pertumbuhan produk, terutama pembiayaan ibadah Haji dan wisata religi, dapat meningkat signifikan.
Kinerja OSL Tertinggi Nasional, Tapi Segmen Religi Masih Perlu Digenjot
Hingga akhir 2025, Pegadaian Kanwil XII Surabaya mencatat capaian Outstanding Loan (OSL) mencapai Rp13,205 triliun, atau 114 persen dari target Rp11,592 triliun. Kinerja ini menjadikan Surabaya sebagai wilayah dengan OSL terbesar di Indonesia.
Meski demikian, masih ada pekerjaan rumah untuk mengejar target pembiayaan di segmen perjalanan religi. Namun Assofi tetap optimistis momentum akhir tahun akan menjadi titik dorong.
Dalam kesempatan itu, Pegadaian juga kembali memperkenalkan dua produk unggulan: Arrum Haji dan Arrum Safar.
Skema ini mempermudah masyarakat karena hanya membutuhkan jaminan emas minimal 3,5 gram, baik berupa emas batangan maupun perhiasan.
Sampai saat ini, kedua produk menunjukkan performa positif: Arrum Haji: 98,93% dan Arrum Safar: 86%
“Kami ingin di akhir tahun ini fokus menggenjot pembiayaan dua segmen tersebut dengan mengoptimalkan pencapaian KPI,” tutup Assofi.
Dengan momentum perayaan Natal dan meningkatnya kebutuhan ibadah menjelang tahun baru, Pegadaian Surabaya berharap pembiayaan wisata religi dapat semakin menjangkau masyarakat luas.
Editor : Arif Ardliyanto