get app
inews
Aa Text
Read Next : Bangun Karakter Lewat Sepak Bola, SSB Aston Villa Surabaya Bina Anak Sejak Usia Dini

Dari Lapangan Sahara, SSB FC Maestro Bangun Mimpi Pesepak Bola Cilik Surabaya

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:36 WIB
header img
SSB FC Maestro menjadi wadah pembinaan sepak bola usia dini di Surabaya, mengawal bakat anak-anak sejak U-8 dengan latihan terstruktur dan menyenangkan. Foto Surabaya.iNews.id/alup

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Riuh tawa anak-anak yang berlarian di Lapangan Sahara, Babat Jerawat, Surabaya, menjadi pemandangan yang kian akrab setiap sore. Di balik semangat itu, SSB FC Maestro hadir sebagai ruang tumbuh bagi generasi muda yang menaruh mimpi besar di dunia sepak bola.

Di tengah menjamurnya sekolah sepak bola usia dini, SSB FC Maestro memilih fokus pada satu hal utama: proses pembinaan yang benar sejak awal. Akademi ini membuka program latihan untuk kelompok usia U-8 hingga U-15, memastikan setiap anak mendapatkan pendampingan sesuai tahapan perkembangan usia dan kemampuan.

Koordinator Pelatih SSB FC Maestro, Sugeng Mujiono, menegaskan bahwa membentuk pemain masa depan tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, sepak bola usia dini harus dimaknai sebagai proses belajar, bukan sekadar mengejar kemenangan di lapangan.

“Bagi kami, hasil bukan tujuan utama. Yang terpenting adalah proses. Anak-anak kami dampingi secara bertahap, mulai dari teknik dasar, pemahaman permainan, sampai pembentukan karakter seperti disiplin dan sportivitas,” ujar Sugeng.


SSB FC Maestro menjadi wadah pembinaan sepak bola usia dini di Surabaya, mengawal bakat anak-anak sejak U-8 dengan latihan terstruktur dan menyenangkan. Foto Surabaya.iNews.id/alup

Metode latihan dirancang progresif dan menyenangkan agar anak-anak tetap merasakan kegembiraan bermain sepak bola, tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan. Pendekatan ini diyakini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga sekaligus membangun mental yang kuat sejak dini.

Sejalan dengan itu, Ketua Umum SSB FC Maestro, Jovan Nathan Linelejan, menyampaikan bahwa kehadiran akademi ini dilandasi kepedulian terhadap masa depan sepak bola Kota Surabaya. Ia ingin anak-anak lokal memiliki wadah yang tepat untuk berkembang sebelum melangkah ke level yang lebih tinggi.

“SSB FC Maestro lahir untuk mengawal mimpi anak-anak Surabaya. Dengan pembinaan dari usia U-8 hingga U-15, kami ingin memastikan mereka memiliki fondasi yang kuat, baik secara teknik maupun mental,” kata Jovan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, SSB FC Maestro didukung jajaran pelatih berpengalaman. Selain Sugeng Mujiono sebagai koordinator pelatih, ada Nurdi Hamsah yang khusus menangani kiper, serta Ahmad Farik yang fokus membina kelompok usia sesuai jenjangnya.

Dengan program latihan yang terstruktur dan lingkungan pembinaan yang positif, SSB FC Maestro optimistis dapat menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan sepak bola usia dini di Surabaya. Lebih dari sekadar sekolah sepak bola, FC Maestro ingin menjadi rumah belajar bagi anak-anak yang bermimpi mengenakan seragam kebanggaan di masa depan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut