KLB KNPI Surabaya Panas! Ali Hanafia Dicopot, Saad Budiman Lubis Terpilih Aklamasi
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dinamika organisasi kepemudaan nasional kembali menghangat. Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) resmi memasuki babak baru setelah menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) sekaligus pelantikan pengurus pusat periode 2026–2029 di Hotel Verwood, Surabaya, Rabu (7/1/2026).
Forum tertinggi KNPI tersebut menghasilkan keputusan penting yang mengubah arah kepemimpinan organisasi. Melalui mekanisme sidang dan pertimbangan mayoritas peserta kongres, Ali Hanafia diberhentikan secara tidak hormat dari jabatan Ketua Umum KNPI.
Pimpinan Sidang KLB, Chaerul Razak, menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil bukan tanpa alasan. Ia menegaskan forum menilai terdapat pelanggaran serius terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI, khususnya yang berkaitan dengan Majelis Pemuda Indonesia (MPI), serta sejumlah tindakan yang dinilai mencederai etika dan moralitas organisasi.
“Ini bukan persoalan pribadi, melainkan upaya menjaga marwah dan kredibilitas KNPI sebagai rumah besar pemuda Indonesia,” ujar Chaerul Razak yang juga menjabat Ketua Umum Pemuda Matahari Bangsa.

Pandangan senada disampaikan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang hadir. Mereka menilai pelanggaran tersebut tidak bisa ditoleransi karena berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap KNPI sebagai wadah berhimpunnya generasi muda lintas latar belakang.
Setelah melalui rangkaian pembacaan pandangan umum dan pengesahan rekomendasi forum, Kongres Luar Biasa kemudian menetapkan Saad Budiman Lubis sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) KNPI periode 2026–2029. Penetapan dilakukan secara aklamasi, menandakan soliditas dukungan peserta kongres.
Sebanyak 71 OKP nasional dan 18 DPD I KNPI Provinsi secara terbuka menyatakan dukungan penuh kepada Saad Budiman Lubis tanpa adanya calon tandingan.
Dalam pidato perdananya sebagai Ketua Umum, Saad menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen KNPI untuk berada di garis depan mendukung program-program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Tak hanya itu, Saad juga menyatakan dukungan terhadap gagasan penyatuan pemuda Indonesia yang diinisiasi Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, sebagai langkah memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan nasional.
“Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, KNPI memasuki fase baru dalam dinamika gerakan pemuda Indonesia,” kata Saad.
Ia berharap kepengurusan periode 2026–2029 mampu menghadirkan kontribusi nyata, tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga di daerah. Menurutnya, KNPI harus menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan muda yang berintegritas, kritis, dan berkomitmen pada demokrasi yang sehat.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi penanda penting bagi perjalanan KNPI, sekaligus harapan baru agar organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia tersebut kembali solid dan relevan di tengah tantangan zaman.
Editor : Arif Ardliyanto