Kisah Mantan Pemain Petrokimia Gresik, Pimpin Pembinaan Usia Dini untuk Cetak Pemain Handal
GRESIK, iNewsSurabaya.id – Di sebuah lapangan latihan di Gresik, puluhan anak dengan seragam sepak bola berlarian penuh semangat. Di balik tawa dan keringat mereka, Sekolah Sepak Bola (SSB) PEESIKEDS sedang menanamkan mimpi besar: membentuk pesepak bola masa depan yang tidak hanya piawai mengolah bola, tetapi juga kuat secara mental dan karakter.
Komitmen itu diwujudkan melalui program pembinaan usia dini yang kini dijalankan secara terstruktur untuk kelompok U-09 hingga U-15. Program ini berada di bawah arahan Suwandi HS, mantan pemain Petrokimia Gresik yang kini dipercaya sebagai Direktur Teknik SSB PEESIKEDS.
Ketua SSB PEESIKEDS, M. Choirul, menegaskan bahwa pembinaan usia dini menjadi fondasi utama dalam perjalanan panjang seorang pesepak bola. Menurutnya, proses jauh lebih penting dibanding hasil instan.
“Sejak awal kami menekankan pembinaan jangka panjang. Anak-anak tidak hanya kami latih tekniknya, tetapi juga mental dan karakter. Kami ingin mereka tumbuh sebagai pemain yang siap bersaing dan berkepribadian baik,” ujar M. Choirul.

Pendekatan tersebut sejalan dengan filosofi yang diterapkan Suwandi HS. Ia menilai rentang usia U-09 hingga U-15 merupakan fase krusial bagi pemain muda untuk menguasai teknik dasar secara benar.
“Di usia ini, pembenahan teknik dasar menjadi prioritas utama. Selain itu, kami menanamkan disiplin dan mental bertanding sejak dini agar mereka terbiasa dengan latihan yang terarah dan bertanggung jawab,” jelas Suwandi HS.
Editor : Arif Ardliyanto