Tren Gaya Hidup Anak Muda Surabaya, Jadikan Padel Olahraga dan Tempat Nongkrong Antar Teman
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah padatnya ritme kehidupan kota, anak muda Surabaya kini tak hanya mencari olahraga untuk berkeringat, tetapi juga ruang untuk berjejaring dan melepas penat. Dari kebutuhan itulah, olahraga berbasis komunitas kian diminati. Salah satu yang sedang naik daun adalah padel, olahraga raket yang menggabungkan unsur tenis dan squash dengan atmosfer sosial yang kuat.
Menjawab tren tersebut, Padel Town resmi dibuka di Lagoon Avenue Mall Sungkono, Surabaya. Kehadirannya langsung mencuri perhatian karena menjadi fasilitas padel indoor premium pertama di Surabaya Barat yang terintegrasi langsung dengan pusat perbelanjaan.
Tak sekadar menawarkan tempat bermain, Padel Town dirancang sebagai ruang berkumpul komunitas. Enam lapangan padel berstandar internasional disiapkan untuk menampung berbagai kalangan—mulai dari atlet profesional, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum yang baru pertama kali mencoba padel. Karakter padel yang mudah dipelajari, dimainkan secara berpasangan, dan penuh interaksi membuat olahraga ini cepat diterima, terutama di kalangan anak muda dan profesional urban.

Komisaris Padel Town, Andy Sianto, menegaskan bahwa konsep yang diusung bukan hanya soal fasilitas fisik, melainkan membangun ekosistem sosial yang inklusif.
“Padel itu olahraga yang menyatukan. Orang datang bukan cuma untuk bermain, tapi juga berkenalan dan membangun relasi. Kami ingin Padel Town menjadi tempat berolahraga sekaligus bersosialisasi,” ujarnya.
Dari sisi desain, Padel Town mengusung lapangan super panoramic dan extreme panoramic, model terbaru yang memberikan visibilitas maksimal bagi pemain maupun penonton. Pengalaman bermain dibuat lebih nyaman dengan fasilitas pendukung lengkap, mulai dari ruang ganti, kamar mandi modern, hingga ice bath untuk pemulihan setelah latihan.
Andy menambahkan, Padel Town juga diproyeksikan sebagai venue turnamen.
“Lapangan ini kami siapkan untuk event besar. April mendatang kami berencana menggelar turnamen padel bergengsi di Surabaya. Selain itu, kami menghadirkan pelatih nasional untuk pemula hingga level intermediate,” katanya.
Kehadiran Padel Town semakin memperkuat identitas Lagoon Avenue Mall Sungkono sebagai mall dengan konsep gaya hidup. Tidak hanya berfungsi sebagai pusat belanja, kawasan ini dikembangkan sebagai ruang publik urban yang memadukan olahraga, edukasi, hiburan, dan healing.
Dengan area taman, lagoon, floating café, hingga konsep alfresco dining, mall ini menawarkan suasana terbuka yang jarang ditemui di pusat perbelanjaan perkotaan. Pengunjung datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga menikmati waktu luang dan berinteraksi.
General Manager Lagoon Avenue Mall Sungkono, Adhitya W. Putranto, menyebut kehadiran tenant olahraga seperti Padel Town sejalan dengan visi mall yang dinamis.
“Kami ingin mall ini hidup dengan aktivitas komunitas. Saat ini sudah ada fitness center, inline skate, panahan, dan kini padel. Konsep kami adalah lifestyle, edukasi, dan sportainment,” jelasnya.
Menurut Adhitya, Lagoon Avenue Mall Sungkono dirancang sebagai ruang pertemuan berbagai komunitas, didukung kapasitas parkir hingga 600 kendaraan serta lokasi strategis di persimpangan Jalan HR Muhammad–Mayjen Sungkono dan akses Tol Kota Satelit.
Seiring berkembangnya ragam tenant kuliner, hiburan keluarga, dan fasilitas olahraga, mall ini kerap menjadi pilihan untuk kegiatan komunitas, gathering, hingga event tematik.
Melalui kehadiran Padel Town, Lagoon Avenue Mall Sungkono menegaskan perannya sebagai sports lifestyle hub di Surabaya—tempat di mana olahraga, interaksi sosial, dan gaya hidup sehat berpadu menjadi alternatif aktivitas akhir pekan masyarakat urban masa kini.
Editor : Arif Ardliyanto