get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Santri Keracunan di Jombang, 21 Penghuni Ponpes Dilarikan ke Rumah Sakit

Misteri Ibu dan Anak Tewas di Bekas Aspol Ploso Jombang, Ini Fakta Baru yang Ditemukan Polisi!

Kamis, 26 Februari 2026 | 17:27 WIB
header img
Polisi ungkap hasil autopsi ibu dan anak yang ditemukan tewas di bekas Aspol Ploso Jombang. Korban diduga meninggal akibat paparan cairan kimia. Foto Surabaya.iNews.id/zainul

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Suasana bekas Asrama Polisi (Aspol) di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, mendadak berubah mencekam. Di lokasi yang lama tak berpenghuni itu, dua jasad perempuan—diduga ibu dan anak—ditemukan dalam kondisi mengenaskan pada Rabu siang (25/2/2026).

Tangis keluarga pecah ketika dugaan identitas korban mulai terkuak. Polisi kini mengungkap hasil autopsi yang menjadi titik terang awal dalam misteri kematian keduanya.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan forensik, kematian korban diperkirakan terjadi antara 48 hingga 120 jam sebelum ditemukan.

“Kematian korban sekitar 2 sampai 5 hari. Secara visual tidak ditemukan tanda kekerasan benda tumpul maupun benda tajam,” ujar Dimas, Kamis (26/2/2026).

Hasil autopsi menunjukkan kedua korban meninggal akibat gangguan pernapasan yang diduga kuat karena menghirup asap zat kimia. Selain itu, ditemukan luka bakar pada sejumlah bagian tubuh.

Pada tubuh anak, terdapat luka melepuh di area pipi yang diduga akibat paparan zat kimia cair berkekuatan tinggi. Sementara pada tubuh sang ibu, kerusakan lebih parah ditemukan di bagian tenggorokan hingga organ dalam.

“Terjadi interaksi kuat antara cairan kimia dengan tubuh korban. Namun dokter belum bisa memastikan apakah zat tersebut porstex, karena harus melalui uji laboratorium,” jelas Dimas.

Di lokasi kejadian, petugas menemukan satu botol cairan berwarna hijau yang diduga pembersih lantai jenis porstex, serta botol berisi bahan bakar minyak (BBM). Polisi juga mengamankan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AG 5053 WO.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan luka bakar di tubuhnya. Polisi menduga korban adalah SK (36) dan putrinya NC (5), warga Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

Dugaan tersebut menguat setelah suami korban mengenali sepeda motor yang ditemukan di lokasi.

“Suami mengenali pakaian istrinya. Sedangkan anak dikenali dari anting dan sandal yang ditemukan di TKP,” ungkap Dimas.

Diketahui, keduanya meninggalkan rumah tanpa pamit pada Selasa dini hari (24/2/2026). Hingga kini, polisi masih berupaya memastikan identitas melalui pemeriksaan sidik jari. Namun kondisi jari korban yang rusak menjadi kendala.

Jika metode tersebut tidak berhasil, penyidik akan melakukan uji DNA untuk memastikan identitas secara ilmiah.

Penyelidikan terus berjalan. Polisi kini menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, memeriksa saksi-saksi, serta mengajukan uji laboratorium terhadap barang bukti cairan kimia yang ditemukan.

“Langkah selanjutnya adalah uji laboratorium, pemeriksaan saksi, serta gelar perkara untuk menyimpulkan hasil penyelidikan,” tegas Dimas.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Bekas asrama yang sunyi itu kini menjadi saksi bisu kisah pilu seorang ibu dan anak yang kepergiannya masih menyisakan tanda tanya besar.

Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh agar misteri kematian keduanya segera terungkap.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut