get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Chef di Surabaya, 20 Tahun Meniti Karier di Timur Tengah Kini Bawa Cita Rasa 120 Menu Autentik

Kisah Anak Yatim di Surabaya, Pertama Kali ke Mall Mewah dan Rasakan Pengalaman Tak Terlupakan

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:35 WIB
header img
Sebanyak 100 anak yatim di Surabaya merasakan pengalaman tak terlupakan saat diajak bermain dan berbuka puasa bersama di salah satu mall besar. Senyum dan haru menyelimuti momen Ramadan itu. Foto Surabaya.iNews.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tangan kecil itu menggenggam tiket permainan dengan raut wajah campur aduk antara gugup dan bahagia. Di tengah gemerlap lampu dan hiruk pikuk pengunjung, 100 anak yatim di Surabaya merasakan pengalaman yang mungkin tak pernah mereka bayangkan sebelumnya: bermain di pusat perbelanjaan besar saat Ramadan.

Barisan anak-anak itu tampak tertib menunggu giliran. Sebagian memilih arena playground, ada yang penasaran dengan permainan seluncur es, sementara lainnya ingin mencoba wahana air. Bagi mereka, ini bukan sekadar bermain—melainkan pengalaman pertama menginjakkan kaki di tempat yang selama ini hanya mereka lihat dari luar.

“Saya milih permainan playground, yang lainnya saya tidak bisa,” ujar Arsyad (9), polos.

Ia mengaku baru kali ini datang ke mall untuk bermain. “Saya senang, baru kali ini bisa jalan-jalan ke mall,” tambahnya dengan mata berbinar.


Sebanyak 100 anak yatim di Surabaya merasakan pengalaman tak terlupakan saat diajak bermain dan berbuka puasa bersama di salah satu mall besar. Senyum dan haru menyelimuti momen Ramadan itu. Foto Surabaya.iNews.id/arif

Momen itu menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bertajuk Moorlife Berbagi Berkah: 5.000 Senyum di Bulan Suci yang digelar di Atrium Oval Ciputra World Surabaya. Di Surabaya, tiga yayasan diundang untuk menghadirkan anak-anak asuh mereka mengikuti kegiatan bermain, mendengarkan tausiah, hingga berbuka puasa bersama.

Marketing Director Moorlife, Nurlaila Hidayaty, mengatakan kegiatan tersebut merupakan puncak dari rangkaian acara serupa yang telah digelar di 50 titik di berbagai daerah selama Ramadan.

“Totalnya ada lebih dari 5.000 anak yatim yang diajak berbuka puasa bersama di berbagai kota. Pelaksanaannya tidak serentak, sudah dimulai sejak awal Ramadan,” ujarnya.

Di Surabaya, anak-anak tak hanya duduk mendengarkan tausiah. Mereka diberi kesempatan bermain lebih dulu sebelum waktu berbuka tiba. Tawa riang terdengar bersahutan dari arena permainan, mencairkan suasana sore yang sebelumnya terasa canggung.

“Harapannya mereka bisa merasakan kebahagiaan di bulan suci ini,” kata Nurlaila.

Ramadan kali ini memang terasa berbeda bagi Arsyad dan teman-temannya. Di sela menunggu azan magrib, beberapa anak terlihat saling bercerita tentang permainan yang baru saja dicoba. Ada yang takut saat pertama meluncur di arena es, ada pula yang ingin mencoba lagi karena belum puas.

Di sisi lain, Nurlaila menyebut kegiatan sosial ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas pertumbuhan kinerja perusahaan sepanjang 2025. Menurutnya, pertumbuhan tersebut terjadi di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.

“Alhamdulillah, di tengah situasi yang menantang, kami masih bisa bertumbuh hampir 50 persen, baik dari sisi penjualan maupun jumlah member,” ujarnya.

Ia menjelaskan, model pemasaran berbasis jaringan menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan tersebut. Saat jumlah anggota bertambah, distribusi produk ikut meluas, termasuk hingga ke sejumlah daerah di Sulawesi seperti Palopo, Makassar, dan Kendari.

Tak hanya di dalam negeri, produk perusahaan itu juga telah menembus pasar internasional. Saat ini, distribusi ekspor disebut telah menjangkau 11 negara dengan kontribusi sekitar setengah dari total bisnis.

Beberapa negara tujuan ekspor yang sudah berjalan di antaranya Filipina dan Hungaria. Bahkan, tim perusahaan disebut tengah mengikuti pameran dagang di Budapest sebelum melanjutkan agenda serupa di Chicago, serta bersiap mengikuti pameran di Brasil tahun ini.

Namun bagi Arsyad, angka-angka pertumbuhan dan ekspor itu tak terlalu penting. Yang ia ingat hanyalah sore penuh tawa, lantai licin arena es yang membuatnya nyaris terjatuh, dan momen berbuka puasa bersama teman-teman barunya.

Ramadan tahun ini mungkin akan berlalu seperti biasa. Tapi bagi sebagian anak, satu sore di mall Surabaya telah meninggalkan kenangan yang tak mudah dilupakan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut