Hasil Timnas Indonesia vs Bulgaria: Garuda Kalah Tipis, Dua Kali Hantam Mistar
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Duel panas antara Timnas Indonesia melawan Timnas Bulgaria dalam ajang FIFA Series 2026 berakhir dengan hasil tipis. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1, meski tampil menekan sepanjang pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, laga berlangsung dalam tempo tinggi. Timnas Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan melalui permainan cepat di sisi sayap. Sementara itu, Bulgaria tampil disiplin dengan pola bertahan rapat dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.
Petaka bagi Indonesia terjadi di babak pertama. Pada menit ke-36, wasit menunjuk titik putih setelah Kevin Diks dinilai melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Keputusan tersebut sempat menuai protes dari para pemain Indonesia, namun wasit tetap bergeming.
Dua menit kemudian, tepatnya menit ke-38, Petkov yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Tendangan penalti yang dilepaskan tak mampu dihalau oleh Emil Audero, kiper Indonesia yang juga memperkuat US Cremonese.
Gol tersebut membuat Bulgaria semakin percaya diri. Mereka terus menekan pertahanan Indonesia dengan intensitas tinggi. Beruntung, Emil Audero tampil cukup solid dengan beberapa penyelamatan penting yang mencegah keunggulan Bulgaria bertambah hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia tampil lebih agresif. Sejumlah peluang emas berhasil diciptakan. Pada menit ke-71, Ole Romeny hampir menyamakan kedudukan, namun bola hasil sepakannya hanya membentur mistar gawang. Nasib serupa kembali terjadi pada menit ke-86, ketika peluang Indonesia lagi-lagi gagal berbuah gol setelah mengenai rangka gawang.
Meski terus menggempur hingga akhir pertandingan, Indonesia tetap gagal mencetak gol penyeimbang. Skor 0-1 untuk keunggulan Bulgaria pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Legenda sepak bola Indonesia, Ponaryo Astaman, menilai permainan Timnas Indonesia sebenarnya sudah menunjukkan perkembangan positif.
“Kita sudah bermain cukup baik. Peran Kevin Diks juga terlihat, kita punya kecepatan. Tinggal bagaimana tim ini terus mencari karakter permainan yang lebih matang,” ujar Ponaryo.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Timnas Indonesia untuk terus berbenah, terutama dalam penyelesaian akhir. Meski kalah, performa Garuda menunjukkan potensi besar untuk bersaing di level internasional.
Editor : Arif Ardliyanto