Berburu Perlengkapan Bayi di Surabaya, Banyak Tren Fashion Anak yang Bikin Buah Hati Makin Dicintai
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tren belanja perlengkapan bayi dan anak terus berkembang di Indonesia. Tidak hanya soal kebutuhan, banyak orang tua kini juga memperhatikan kenyamanan hingga tampilan pakaian dan perlengkapan anak agar terlihat menarik dan menggemaskan.
Fenomena tersebut mendorong hadirnya berbagai pameran khusus kebutuhan ibu dan anak, salah satunya IMOBY Market yang akan digelar di Pakuwon Mall pada 28-31 Mei 2026.
IMOBY Market menjadi ajang bazar perlengkapan ibu, bayi, dan anak yang menghadirkan berbagai kebutuhan keluarga dalam satu lokasi. Pengunjung nantinya dapat menemukan beragam produk mulai dari stroller, car seat, perlengkapan menyusui, mainan edukatif, hingga busana anak dan kebutuhan ibu hamil.
CEO IMOBY, Karen Wiraraharja mengatakan, puluhan merek perlengkapan ibu dan anak akan ikut meramaikan pameran tersebut. Kehadiran berbagai brand itu diharapkan mempermudah masyarakat dalam mencari kebutuhan anak tanpa harus berpindah tempat.
“IMOBY Market hadir untuk memberikan kemudahan bagi keluarga dalam memenuhi kebutuhan ibu dan anak di satu tempat,” ujarnya.
Selain menghadirkan produk perlengkapan anak, IMOBY Market juga melibatkan ratusan jasa titip atau jastiper profesional. Kehadiran mereka dinilai membantu masyarakat yang tidak sempat datang langsung ke lokasi pameran namun tetap ingin membeli produk tertentu.
Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung juga akan menemukan berbagai program belanja seperti potongan harga untuk sejumlah produk perlengkapan anak, promo berkala, hingga penawaran khusus untuk produk favorit pengunjung.
Pada hari terakhir penyelenggaraan, panitia juga menyiapkan pembagian hadiah bagi pengunjung yang melakukan transaksi selama acara berlangsung.
Tak hanya menjadi ajang belanja keluarga, penyelenggaraan event seperti IMOBY Market juga dinilai ikut mendorong perputaran ekonomi daerah. Sektor perdagangan, retail, kuliner, hingga jasa hiburan keluarga diperkirakan ikut terdampak dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama acara berlangsung.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya, pertumbuhan ekonomi Surabaya pada 2025 tercatat mencapai 5,87 persen. Sektor perdagangan besar dan eceran menjadi penyumbang terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) kota tersebut.
Kepala BPS Kota Surabaya, Arrief Chandra Setiawan menyebut aktivitas perdagangan dan ekonomi kreatif masih menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Surabaya.
“Surabaya menyumbang sekitar seperempat ekonomi Jawa Timur dan sektor usaha, ekonomi kreatif, serta aktivitas perdagangan menjadi motor penting pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya juga menilai penyelenggaraan event dan pameran memiliki dampak terhadap pertumbuhan sektor akomodasi, makanan dan minuman, perdagangan, hingga jasa lainnya.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, IMOBY disebut berhasil menarik ribuan pengunjung keluarga dengan menghadirkan ratusan brand perlengkapan ibu dan anak di Surabaya.
Editor: Arif Ardliyanto