get app
inews
Aa Text
Read Next : Legenda Timnas Jadi Magnet Nobar Semifinal Piala Dunia 2026, Nobar Bakal Meriah di Surabaya

Legenda Timnas Cari Talenta Muda Potensial, Fokus Pembinaan Sepak Bola Usia Dini secara Terstruktur

Senin, 25 Mei 2026 | 04:56 WIB
header img
Swaliga Gresik mulai menjalankan program pembinaan sepak bola berjenjang untuk mencetak pemain muda potensial dan meningkatkan kualitas pelatih. Foto iNewsSurabaya.id/Alup

GRESIK, iNewsSurabaya.id – Pembinaan sepak bola usia dini di Jawa Timur mulai menunjukkan arah yang lebih terstruktur. Tidak hanya berfokus pada kompetisi, sejumlah pihak kini mulai membangun sistem pembinaan jangka panjang untuk mencetak pemain berkualitas sejak usia muda.

Komitmen tersebut ditunjukkan PT Swaliga Gresik yang resmi meluncurkan program pembinaan sepak bola berjenjang mulai kelompok usia dini hingga level dewasa. Program ini menjadi langkah serius dalam membangun fondasi sepak bola akar rumput sekaligus memperkuat regenerasi pemain di Kabupaten Gresik.

Menariknya, peluncuran program pembinaan tersebut turut menghadirkan mantan legenda Timnas Indonesia dan Arema Malang, Djoko Susilo sebagai instruktur utama.

Dalam kegiatan itu, Djoko Susilo menegaskan bahwa pembinaan usia dini tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, kualitas pelatih menjadi faktor penting dalam membentuk kemampuan teknik sekaligus karakter pemain sejak awal.

“Pembinaan usia dini harus memiliki arah yang jelas. Pelatih wajib memahami metode latihan, teknik dasar, dan pembentukan karakter pemain sejak awal. Dari sinilah pemain bisa berkembang sampai level senior,” ujar Djoko Susilo.

Program yang diusung PT Swaliga Gresik tidak hanya berorientasi mencetak pemain potensial, tetapi juga meningkatkan kualitas pelatih melalui metode latihan modern, penguasaan teknik, hingga strategi kepelatihan yang lebih matang.

Direktur Teknik PT Swaliga Gresik, Cady Tjahyadi, mengatakan pembinaan sepak bola membutuhkan sistem yang berkelanjutan agar perkembangan pemain bisa berjalan maksimal.

“PT Swaliga ingin menghadirkan pembinaan yang menyeluruh. Fokus kami bukan sekadar mencetak pemain, tetapi juga mematangkan pelatih agar memiliki kemampuan menyusun program latihan dan strategi yang sesuai perkembangan sepak bola modern,” kata Cady Tjahyadi.

Sementara itu, Sekretaris Askab PSSI Gresik, Suud, menyebut kehadiran program pembinaan ini menjadi angin segar bagi perkembangan sepak bola daerah. Menurutnya, pembinaan usia dini merupakan pondasi utama dalam menjaga regenerasi pemain.

“Ini langkah besar untuk sepak bola Gresik. Pembinaan usia dini harus diperkuat karena menjadi pondasi lahirnya pemain masa depan. Kami berharap PT Swaliga konsisten menjalankan program ini,” ujarnya.

Dengan konsep pembinaan berjenjang dari usia dini hingga dewasa serta peningkatan kualitas pelatih, PT Swaliga Gresik menargetkan diri menjadi salah satu pusat pengembangan sepak bola potensial di Jawa Timur.

Program ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta muda yang siap bersaing di level regional maupun nasional, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola modern di Gresik.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut