Di Tengah Ancaman Love Scam, Blind Date Jadi Alternatif Mencari Jodoh yang Lebih Aman
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Maraknya kasus kejahatan bermodus asmara (love scam) melalui aplikasi kencan daring memicu krisis kepercayaan bagi masyarakat yang ingin mencari pasangan menuju jenjang serius.
Menjawab keresahan tersebut, program kencan buta (blind date) berkonsep tatap muka kini hadir di Surabaya. Acara yang diinisiasi oleh Galeri Kopian dan Blind Date Indonesia ini berlangsung di Lini Kopi id Ketintang. Mengusung misi mempertemukan calon pasangan lintas latar belakang di ruang interaksi yang aman.
Tingkat antusiasme masyarakat terbilang tinggi. Dari sekitar 1.200 pendaftar, pihak penyelenggara menyeleksi ketat dan hanya meloloskan 12 peserta. Founder Blind Date Indonesia, Mahathir Al Afghani Zein (Al), menegaskan bahwa proses filtrasi ini bertujuan menyaring latar belakang dan kecocokan karakter, bukan sekadar menilai kriteria fisik.

Variabel penyaringan mencakup kesetaraan agama, tingkat pendidikan, pekerjaan, hingga stabilitas finansial.
"Cara filtrasi, kita kurasi dari kriteria satu sama lain. Kita samakan dari agama, finansial setara atau tidak, pendidikan, serta ekspektasi pasangan yang dicari. Kita coba sesuaikan dari situ," ungkap Al.
Editor : Arif Ardliyanto