Film Esport Nobody Loves Kay Diapresiasi Negara, Sutradara Surabaya Gelar Nobar di Grand City
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya bidang film memberikan apresiasi kepada sineas asal Surabaya, Bernardus Raka. Dukungan ini diwujudkan melalui acara nonton bareng (nobar) dan diskusi film Nobody Loves Kay yang digelar di Grand City Surabaya, Minggu (14/6/2026).
Acara bertajuk MTN IkonInspirasi x Nobody Loves Kay ini mempertemukan penonton dan kreator lokal untuk membedah proses kreatif serta tantangan di balik layar produksi film tersebut. Nobody Loves Kay sendiri menarik perhatian karena mengangkat tema yang jarang dieksplorasi di lanskap sinema nasional, yakni perjuangan seorang pro player Esport dari titik nol.
Perwakilan MTN Seni Budaya bidang film, Rina Damayanti, menyatakan bahwa film karya anak muda Surabaya ini adalah contoh nyata industri kreatif yang mampu menangkap keresahan generasi masa kini secara positif.
"Film ini bukan sekadar hiburan, melainkan bentuk validasi negara terhadap bakat anak muda di industri modern seperti Esports. Kami ingin ekosistem perfilman berani mengeksplorasi tema relevan dan menjadi ruang aman bagi talenta muda," ujar Rina.
Mendapat dukungan berupa gerakan nobar serentak di tujuh kota besar, Sutradara Bernardus Raka mengaku bangga. Baginya, apresiasi ini adalah kemenangan bagi kreator muda yang merintis karir tanpa privilese.
"Visi saya sederhana, ingin menyuarakan suara anak-anak muda zero privilege yang sering dianggap sebelah mata. Dukungan negara membuktikan tidak ada mimpi yang terlalu kecil," ungkap Bernadus Raka.
Senada dengan visinya, Raka menambahkan, film yang digarapnya tersebut merupakan hasil akhir dari mimpinya sejak kecil, ia mengaku menjadi anak yang beruntung karena dapat mewujudkannya.
“Film ini adalah hasil akhir dari mimpi Raka umur 3 tahun yang jatuh cinta sama film karena diajak bapak nonton bioskop. Aku ini cuma bocah beruntung yang dikasih kesempatan buat mewujudkan mimpiku, dan semoga teman-teman di luar sana yang punya mimpi juga tetap berani mengejarnya.” tambahnya

Film Nobody Loves Kay dibintangi oleh deretan aktor muda seperti Bima Azriel, Rey Bong, Aurora Ribero, dan Joshia Frederico.
Selain nobar, kegiatan ini juga menjadi rangkaian pembuka menuju program lokakarya penyutradaraan bertajuk "Wani Action: Time For Emerging Talents to Shine". Lokakarya ini akan memfasilitasi talenta muda Surabaya untuk memperdalam ilmu perfilman dan digelar dalam dua fase, yakni daring pada 24-27 Juni 2026 dan luring pada 4-5 Juli 2026 di Surabaya.
Bernardus Raka bersama Sutradara Agung Sentausa akan hadir langsung sebagai narasumber untuk membagikan teknik penyutradaraan profesional kepada para peserta terpilih.
Editor: Arif Ardliyanto