get app
inews
Aa Text
Read Next : Kredit Macet Pinjol Tembus 4,52 Persen, Usia Produktif Paling Banyak Gagal Bayar

Perkuat Layanan PMI, Bank Jatim Buka Peluang Kerja Sama Remitansi di Asia dan Timur Tengah

Rabu, 17 Juni 2026 | 14:17 WIB
header img
Bank Jatim berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Alun-Alun Jember. (Foto : ist).

JEMBER, iNewsSurabaya.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) memperkuat program literasi keuangan serta penyediaan layanan pengiriman uang (remitansi) yang aman, cepat, dan efisien melalui layanan JConnect Remittance.

Upaya itu ditunjukkan melalui partisipasi aktif Bank Jatim dalam kegiatan Jalan Sehat Gerakan Nasional Migran Aman yang diinisiasi Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) di Alun-Alun Jember.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo mengatakan, keterlibatan perseroan dalam Gerakan Nasional Migran Aman merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan keuangan yang inklusif sekaligus mendorong pengelolaan keuangan yang lebih baik bagi PMI dan keluarganya.

“PMI (Pekerja Migran Indonesia) memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian nasional melalui remitansi yang dikirimkan ke tanah air,” katanya, Rabu (17/6/2026).

Karena itu, kata dia, diperlukan edukasi dan pendampingan berkelanjutan agar remitansi tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif, tetapi juga dapat menjadi modal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan menciptakan kemandirian ekonomi

“Sebagai salah satu bank devisa, kami juga mendukung kebutuhan transaksi keuangan PMI melalui layanan JConnect Remittance,” ujarnya.

Layanan layanan JConnect Remittance memungkinkan pengiriman uang dari luar negeri ke Indonesia melalui kerja sama dengan sejumlah Money Transfer Operator (MTO). Di antaranya Merchantrade Asia di Malaysia dan Chandra Remittance di Hong Kong.

Melalui kerja sama tersebut, PMI dapat memanfaatkan jaringan outlet MTO yang tersebar di kedua negara untuk melakukan pengiriman dana dengan mudah dan aman. 

“Ke depan, kami juga berencana memperluas kerja sama remitansi ke sejumlah negara tujuan utama PMI lainnya, seperti Taiwan, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan kawasan Timur Tengah,” imbuhnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Pemberdayaan KP2MI dengan Bank Jatim tentang Sinergi Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia dan Keluarga melalui Penguatan Literasi Keuangan dan Pemanfaatan Remitansi.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai program, mulai dari penyebarluasan edukasi keuangan dan pemanfaatan remitansi melalui berbagai media, penyediaan akses layanan perbankan yang sesuai kebutuhan PMI dan keluarga, hingga penyelenggaraan program literasi keuangan baik di dalam maupun luar negeri.

Menurut Winardi, kerja sama tersebut menjadi fondasi penting dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan pemahaman keuangan, pengelolaan remitansi yang produktif, perluasan akses layanan perbankan, serta penguatan kapasitas ekonomi PMI dan keluarganya.

“Penguatan literasi keuangan merupakan salah satu kunci untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri KP2MI Dzulfikar Ahmad Tawalla menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan penguasaan bahasa asing bagi generasi muda yang ingin bekerja di luar negeri.

“Target kami, angka penempatan prosedural yang aman dan terlindungi dapat terus meningkat hingga mencapai 100 persen,” tegasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut