Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Santri di Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Haru! Mantan Pasien Ajak 6 Seniman Muda Surabaya Sumbangkan Lukisan untuk Anak-anak di RS

Rabu, 08 Juli 2026 | 15:20 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Bikin Haru! Mantan Pasien Ajak 6 Seniman Muda Surabaya Sumbangkan Lukisan untuk Anak-anak di RS
Tujuh seniman muda Surabaya mempersembahkan lukisan untuk ruang perawatan anak RS Premier Surabaya. Berawal dari pengalaman sebagai pasien, karya seni ini menjadi simbol harapan dan semangat penyembuhan. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Seni tak hanya menjadi media berekspresi, tetapi juga mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit. Hal itulah yang diwujudkan tujuh seniman muda Surabaya melalui aksi inspiratif dengan menyumbangkan karya lukisan untuk pasien anak di RS Premier Surabaya.

Aksi bertajuk "Inspirational Moment: Surabaya Young Artists Share Their Artworks to Motivate Others" yang digelar di Conference Room RS Premier Surabaya, Rabu (8/7), menjadi bukti bahwa karya seni dapat menjadi bagian dari proses penyembuhan.

Sorotan utama datang dari Kaylee Ann Siswanto, pendiri komunitas Art Reach, yang memiliki ikatan emosional dengan rumah sakit tersebut. Beberapa tahun lalu, Kaylee pernah menjalani perawatan di RS Premier Surabaya. Pengalaman menerima pelayanan yang hangat dari dokter dan tenaga kesehatan mendorongnya kembali, kali ini bukan sebagai pasien, melainkan sebagai seniman yang ingin berbagi semangat.

Bersama enam seniman muda lainnya, yakni Madeleine L. Tongku, Michella J. Tongku, Joyce Zerlina, Mabelle Josephine Putri Dharma, Pricilla Irene Susilo, dan Janice Aiko Kawilarang, mereka menyerahkan tujuh lukisan yang akan menghiasi Paediatrics Ward atau ruang perawatan anak.

Lukisan-lukisan tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih hangat, ceria, dan penuh harapan bagi anak-anak yang sedang menjalani pengobatan.

"Saya pernah menjadi pasien di RS Premier Surabaya. Saya masih ingat bagaimana perhatian dokter dan perawat membuat saya merasa lebih tenang saat dirawat. Pengalaman itu menginspirasi saya untuk kembali, bukan sebagai pasien, tetapi sebagai seseorang yang ingin berbagi harapan melalui karya seni," ujar Kaylee.

Menurutnya, setiap sapuan warna dalam lukisan membawa pesan optimisme agar pasien anak tetap tersenyum dan yakin bahwa mereka tidak berjuang sendirian.

Chief Operating Officer RS Premier Surabaya, dr. Ariawan Wangsa Seputera, M.Kes., mengapresiasi kepedulian para seniman muda tersebut.

"Lukisan-lukisan ini bukan sekadar mempercantik ruangan, tetapi juga membawa semangat, optimisme, dan harapan bagi pasien yang sedang menjalani proses pemulihan. Kami percaya pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga emosional dan psikologis pasien," katanya.

Hal senada disampaikan Dokter Spesialis Anak RS Premier Surabaya, dr. Deddy Iskandar, Sp.A., yang pernah menangani Kaylee saat masih menjadi pasien.

Menurutnya, melihat mantan pasien kembali dalam kondisi sehat dan mampu menginspirasi orang lain menjadi kebahagiaan tersendiri bagi tenaga kesehatan.

"Proses penyembuhan bukan hanya tentang pulih secara fisik, tetapi juga bagaimana seseorang mampu bangkit, menemukan makna, dan memberi inspirasi kepada orang lain," ujarnya.

Cerita mengharukan juga datang dari Janice Aiko Kawilarang. Seniman muda tersebut memiliki kenangan khusus dengan RS Premier Surabaya karena dilahirkan sebagai anak kembar di rumah sakit itu. Baginya, menyumbangkan karya seni menjadi bentuk rasa syukur sekaligus cara berbagi kebahagiaan kepada pasien anak.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kehadiran karya seni dengan warna-warna cerah serta visual yang dekat dengan dunia anak mampu membantu mengurangi kecemasan, menciptakan rasa nyaman, dan mendukung kesehatan emosional pasien selama menjalani perawatan.

Melalui kolaborasi dengan para seniman muda Surabaya, RS Premier Surabaya berharap ruang perawatan anak tidak hanya menjadi tempat untuk menjalani pengobatan, tetapi juga menghadirkan lingkungan yang lebih humanis, penuh warna, dan memberi harapan bagi setiap anak serta keluarganya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut