Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Digitalisasi Pembayaran di Surabaya Menguat, Kolaborasi Perbankan dan Fintech Jadi Penggerak
Advertisement . Scroll to see content

Chris Yeo Tinggalkan Kursi CEO DOKU, Himelda Jadi Pengganti, Ini Fokus yang Bakal Dilakukan

Kamis, 24 September 2026 | 12:22 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Chris Yeo Tinggalkan Kursi CEO DOKU, Himelda Jadi Pengganti, Ini Fokus yang Bakal Dilakukan
DOKU menunjuk Himelda Renuat sebagai CEO baru menggantikan Chris Yeo. Pergantian ini dibarengi penguatan investasi Antom dan kolaborasi dengan 2C2P. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – DOKU memasuki fase baru dalam pengembangan bisnis pembayaran digital. Perusahaan menunjuk salah satu pendirinya, Himelda Renuat, sebagai Chief Executive Officer (CEO), menggantikan Chris Yeo yang memimpin perusahaan sejak 2022.

Perubahan kepemimpinan tersebut berlangsung bersamaan dengan penguatan investasi strategis Antom, layanan pembayaran dan digitalisasi merchant dari Ant International. Himelda juga dipercaya menjalankan posisi sebagai Head of Antom Indonesia.

Sebelum ditunjuk sebagai CEO, Himelda menjabat sebagai Chief Marketing Officer DOKU. Pengalamannya di perusahaan tersebut bukan hal baru karena ia terlibat sejak DOKU didirikan.

Penunjukan Himelda menjadi bagian dari kelanjutan kemitraan DOKU dengan Ant International yang telah diumumkan pada Februari 2026. Hubungan bisnis tersebut kemudian diperluas melalui kerja sama dengan 2C2P, perusahaan payment gateway regional Asia Tenggara yang berada dalam bagian ekosistem Antom.

Dalam posisi barunya, Himelda akan membawa pengalaman mengenai pasar Indonesia sekaligus memanfaatkan jaringan dan kapabilitas Antom. Salah satu fokus kerja sama tersebut adalah membuka peluang transaksi lintas negara bagi merchant Indonesia.

Himelda menggantikan Chris Yeo yang menjabat CEO DOKU sejak 2022. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan melakukan penguatan struktur organisasi dan operasional, meningkatkan volume transaksi, serta membangun kemitraan dengan Ant International.

Chris mengatakan pengalamannya memimpin DOKU menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya. Ia juga menilai Himelda memiliki bekal yang kuat karena telah terlibat dalam pembangunan perusahaan sejak awal.

“Memimpin DOKU dan turut membentuk apa yang telah kami capai hari ini bersama merchant dan seluruh tim merupakan salah satu kehormatan terbesar dalam perjalanan karier saya,” ujar Chris Yeo.

Menurut Chris, Himelda memiliki peran dalam membangun bisnis dan merek DOKU sejak perusahaan tersebut didirikan. Karena itu, ia menilai pergantian kepemimpinan dapat menjadi bagian dari kelanjutan pengembangan perusahaan.

“Himelda adalah salah satu pendiri DOKU dan memiliki peran penting dalam membangun bisnis dan brand serta memperkuat kehadiran DOKU di pasar. Saya sangat yakin Himelda adalah sosok yang tepat untuk membawa DOKU memasuki fase berikutnya,” katanya.

Perubahan struktur kepemimpinan juga diikuti penggunaan identitas baru, yakni DOKU by Antom. Identitas tersebut menggambarkan semakin eratnya hubungan DOKU dengan Antom dan 2C2P dalam pengembangan bisnis.

Meski menggunakan identitas baru, DOKU tetap menjalankan kegiatan usaha dengan nama dan lisensi yang dimilikinya di Indonesia.

Dalam struktur tersebut, Antom akan berperan sebagai investor strategis DOKU. Ketiga perusahaan akan mengembangkan sejumlah bidang, termasuk integrasi jaringan merchant global dan solusi pembayaran.

CEO Antom sekaligus Senior Vice President Ant International, Gary Liu, mengatakan penguatan hubungan dengan DOKU merupakan kelanjutan dari kerja sama yang telah dibangun sebelumnya.

“Langkah ini merupakan kelanjutan yang natural dari kemitraan yang kami umumkan awal tahun ini, bukan perubahan arah dari komitmen tersebut,” kata Gary Liu.

Ia menjelaskan, pengalaman DOKU di pasar Indonesia akan dipadukan dengan platform global Antom serta jangkauan regional 2C2P. Kerja sama tersebut mencakup kebutuhan bisnis di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

“Keahlian DOKU di pasar lokal, dipadukan dengan platform global Antom dan jangkauan regional 2C2P, menempatkan kami pada posisi yang semakin kuat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi bisnis di Indonesia dan Asia Tenggara,” ujarnya.

Gary juga menyampaikan apresiasi kepada Chris Yeo atas kepemimpinannya selama beberapa tahun terakhir, termasuk dalam membangun hubungan antara DOKU dan Ant International.

Salah satu agenda dalam penguatan kerja sama tersebut adalah integrasi DOKU dengan jaringan merchant global Antom.

Integrasi itu akan menghubungkan metode pembayaran lokal dan jaringan merchant DOKU di Indonesia dengan platform merchant acquiring global Antom serta ekosistem produk Ant International, termasuk Alipay+.

Kerja sama dengan 2C2P juga akan diperluas. Fokusnya mencakup kebutuhan merchant Indonesia yang ingin mengembangkan bisnis ke negara-negara Asia Tenggara serta perusahaan internasional yang hendak masuk ke pasar Indonesia.

CEO 2C2P Worachat Luxkanalode mengatakan struktur baru tersebut membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan DOKU.

“Kami menyambut baik kesempatan untuk mempererat kolaborasi dengan DOKU melalui struktur baru ini,” ujar Worachat.

Menurut dia, kapabilitas payment gateway 2C2P dan pengalaman DOKU di pasar Indonesia dapat dikombinasikan untuk mendukung ekspansi merchant di kawasan Asia Tenggara.

“Dengan memadukan kapabilitas payment gateway regional 2C2P dan kekuatan DOKU di pasar Indonesia, kami ingin membantu merchant mengembangkan bisnisnya di Asia Tenggara dengan lebih percaya diri,” katanya.

Selain transaksi pembayaran, kerja sama tersebut juga mencakup penjajakan layanan keuangan lainnya. Area yang dibahas antara lain layanan multi-currency, pemrosesan pembayaran lintas negara, solusi pembiayaan atau lending, serta pengelolaan treasury untuk merchant.

Dengan pergantian kepemimpinan dan penguatan hubungan dengan Antom serta 2C2P, DOKU memasuki babak baru pengembangan bisnis. Di tengah perubahan tersebut, perusahaan tetap mempertahankan operasional dan lisensi yang dimilikinya di Indonesia.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut