Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Posisi Garuda Ternyata Masih di Bawah Malaysia
JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Singapura dengan skor 2-0 dalam pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026. Oratmangun membuka keunggulan Garuda pada babak pertama, sedangkan Ole Romany memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti pada menit ke-73.
Kemenangan ini membuat Timnas Indonesia mengamankan tiga poin penting. Namun, tambahan angka tersebut belum membuat posisi Garuda berada di atas Timnas Malaysia pada klasemen sementara FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan Indonesia vs Singapura berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal. Skuad Garuda berusaha mengambil kendali permainan melalui sirkulasi bola dari lini tengah sembari mencari celah di pertahanan lawan.
Indonesia akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-13. Oratmangun berada di posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang dan membawa Garuda unggul 1-0.
Gol tersebut tidak lepas dari kontribusi Luke Vickery. Pemain Timnas Indonesia itu memberikan assist yang kemudian diselesaikan Oratmangun menjadi gol pembuka.
Laga melawan Singapura juga menjadi pertandingan debut Vickery bersama Timnas Indonesia. Kontribusi berupa assist membuat debutnya terasa semakin istimewa.
Usai pertandingan, Vickery mengaku sangat bangga bisa menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya kepada keluarga yang terus memberikan dukungan.
“Saya merasa sangat bangga dengan keluarga saya dan tentunya sangat senang bisa melakukan debut bersama Timnas Indonesia,” ujar Luke Vickery.
Meski puas dengan kemenangan tersebut, Vickery menyadari perjalanan Garuda masih panjang. Ia menilai Indonesia masih memiliki sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki, terutama menjelang pertandingan menghadapi Malaysia.
“Masih ada ruang untuk perbaikan, terutama saat kami menghadapi Malaysia,” katanya.
Sementara itu, Singapura berusaha merespons setelah tertinggal. The Lions beberapa kali mencoba membangun serangan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Namun, lini belakang Indonesia mampu menjaga konsentrasi. Tekanan Singapura belum menghasilkan peluang yang benar-benar mampu mengubah skor.
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap berusaha menjaga intensitas permainan. Garuda tidak hanya bertahan untuk mempertahankan keunggulan, tetapi juga mencari kesempatan untuk menambah gol.
Peluang tersebut akhirnya datang melalui titik putih. Indonesia mendapatkan penalti dan Ole Romany dipercaya menjadi eksekutor.
Ole Romany menjalankan tugasnya dengan baik. Pada menit ke-73, penyerang Timnas Indonesia tersebut sukses mengonversi tendangan penalti menjadi gol sekaligus menggandakan keunggulan Garuda menjadi 2-0.
Selepas mencetak gol, Ole Romany langsung ditarik keluar. Hanan masuk menggantikan posisi Ole Romany untuk membantu Indonesia mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Singapura masih berusaha mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Namun, pertahanan Indonesia tampil disiplin sehingga lawan kesulitan menemukan ruang untuk mencetak gol.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia tetap bertahan.
Dua gol Oratmangun dan Ole Romany menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Bagi Luke Vickery, laga ini juga menjadi debut yang berkesan karena mampu memberikan assist untuk gol pertama Indonesia.
Meski meraih kemenangan, posisi Timnas Indonesia masih berada di bawah Malaysia pada klasemen sementara FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda pun masih memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan performa sebelum menghadapi lawan berikutnya.
Pertandingan melawan Malaysia bakal menjadi ujian berikutnya bagi skuad Garuda. Evaluasi dan perbaikan diperlukan agar Indonesia mampu tampil lebih solid setelah meraih kemenangan atas Singapura.
Editor: Arif Ardliyanto