Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Timnas Indonesia Bungkam Mozambique 1-0, Gol Cantik Ole Romeny Antar Garuda Menang Tipis
Advertisement . Scroll to see content

Timnas Indonesia vs Malaysia 0-0 di Babak Pertama, Tom Haye Kartu Merah Usai VAR, Misi Menang Berat

Senin, 28 September 2026 | 20:40 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Timnas Indonesia vs Malaysia 0-0 di Babak Pertama, Tom Haye Kartu Merah Usai VAR, Misi Menang Berat
Tom Haye diganjar kartu merah setelah pelanggaran terhadap Aiman dicek VAR. Timnas Indonesia harus bermain dengan 10 pemain saat menghadapi Malaysia. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pertandingan Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia berlangsung ketat pada babak pertama. Kedua tim masih bermain imbang 0-0 hingga turun minum. Namun, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Tom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-34.

Laga Timnas Indonesia vs Malaysia berlangsung dalam tempo tinggi sejak awal pertandingan. Kedua tim berusaha membangun serangan melalui permainan kaki ke kaki. Indonesia sempat mencoba keluar dari tekanan Malaysia dengan mengandalkan pergerakan pemain di lini tengah dan sayap.

Situasi berubah pada menit ke-34 ketika Tom Haye melakukan pelanggaran terhadap Aiman. Wasit kemudian melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) untuk memastikan insiden tersebut. Setelah melihat tayangan ulang, keputusan kartu merah diberikan kepada Tom Haye.

Kartu merah tersebut membuat permainan Indonesia semakin berada dalam tekanan. Malaysia langsung meningkatkan intensitas serangan dan lebih dominan dalam penguasaan bola.

Memasuki menit ke-38, Malaysia mendapatkan sepak pojok. Bola diarahkan ke area pertahanan Indonesia, tetapi bola kemudian dinyatakan telah keluar melewati garis sehingga peluang tersebut tidak menghasilkan gol.

Indonesia mencoba melakukan perubahan setelah kehilangan Tom Haye. Pada menit ke-40, Ivan Jenner masuk menggantikan Ragnar Oratmangun. Menariknya, Ivan Jenner terlihat membawa sebuah tulisan pesan yang kemudian menjadi perhatian di lapangan.

Pesan tersebut langsung dipelajari Kevin Diks. Instruksi itu kemudian menjadi bagian dari upaya Indonesia menyesuaikan permainan setelah harus tampil dengan 10 pemain. Pergantian pemain dan komunikasi antarpemain menjadi penting karena Malaysia mulai mengurung pertahanan Indonesia.

Permainan kaki ke kaki yang diperagakan pemain Malaysia membuat Indonesia kesulitan mengembangkan serangan. Skuad Garuda lebih banyak bertahan sambil menunggu kesempatan untuk melakukan serangan balik.

Meski berada dalam tekanan, Indonesia masih mampu menciptakan peluang. Pada menit ke-40, James mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol. Namun, tembakannya masih mampu ditepis kiper Malaysia.

Malaysia terus mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk membongkar pertahanan Indonesia. Sementara itu, Indonesia berusaha menjaga konsentrasi agar tidak kebobolan sebelum babak pertama berakhir.

Peluang terbaik Indonesia justru hadir menjelang turun minum. Elkan Baggott berhasil memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan ke arah gawang Malaysia. Sayangnya, bola hasil sundulan Elkan Baggott hanya membentur tiang gawang.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, skor Timnas Indonesia vs Malaysia masih 0-0.

Indonesia harus menghadapi babak kedua dengan 10 pemain setelah kartu merah Tom Haye. Sementara itu, Malaysia memiliki keuntungan jumlah pemain dan penguasaan permainan. Pelatih John Herdman harus menyiapkan strategi agar Indonesia mampu bertahan sekaligus mencari peluang mencetak gol pada babak kedua.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut