Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kutukan 35 Tahun Pecah! Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Thailand Takluk 4-2 Lewat Adu Penalti
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Sekadar Bisa Pasang, Teknisi Water Heater di Jatim Dibekali Keahlian Tangani Kerusakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 16:07 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Bukan Sekadar Bisa Pasang, Teknisi Water Heater di Jatim Dibekali Keahlian Tangani Kerusakan
Teknisi water heater di Jawa Timur didorong meningkatkan keterampilan. Pelatihan di Surabaya membekali teknisi menangani pemasangan hingga gangguan perangkat. Foto iNewsSurabaya.id/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Perkembangan teknologi peralatan rumah tangga membuat keterampilan teknisi water heater ikut dituntut untuk berkembang. Tidak cukup hanya memahami pemasangan, teknisi juga perlu menguasai cara pemeriksaan, perawatan, hingga penanganan gangguan pada perangkat.

Kebutuhan tersebut mendorong penguatan pelatihan teknis bagi teknisi water heater di Jawa Timur. Salah satunya dilakukan melalui fasilitas pelatihan yang berada di Danko Proshop Surabaya, Jalan Baliwerti.

Fasilitas tersebut disiapkan sebagai salah satu tempat peningkatan kompetensi teknisi, khususnya dalam memahami pemasangan dan penanganan perangkat water heater dengan metode yang lebih sesuai perkembangan teknologi.


Teknisi water heater di Jawa Timur didorong meningkatkan keterampilan. Pelatihan di Surabaya membekali teknisi menangani pemasangan hingga gangguan perangkat. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Direktur Marketing PT Solusi Sentral Sistem, Martinus Jono, mengatakan peningkatan keterampilan teknisi menjadi bagian penting dalam memberikan layanan kepada konsumen.

“Danko Proshop bukan hanya tempat transaksi. Di Surabaya, tempat ini juga kami siapkan sebagai pusat training bagi teknisi water heater. Kami ingin keterampilan teknisi terus meningkat, sehingga mereka semakin siap menangani pemasangan maupun kendala teknis di lapangan,” ujar Martinus Jono.

Menurut Martinus, kualitas layanan kepada konsumen tidak hanya ditentukan oleh perangkat yang digunakan. Kemampuan tenaga teknis dalam melakukan pemasangan secara tepat, melakukan pemeriksaan, hingga mencari sumber gangguan juga memiliki peran penting.

Karena itu, pelatihan teknisi diarahkan tidak sekadar mengenalkan perangkat, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai prosedur kerja dan penanganan masalah yang dapat ditemui di lapangan.

Bagi teknisi, perkembangan teknologi membuat pengetahuan yang dimiliki perlu terus diperbarui. Metode pemasangan maupun cara menangani gangguan pada perangkat dapat berubah seiring munculnya teknologi dan model baru.

Ponimen, teknisi asal Kediri yang tergabung dalam Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Mesin Tata Udara (ATRM) Jawa Timur, menjadi salah satu peserta pelatihan.

Dia menilai kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi teknisi untuk mendapatkan pengetahuan baru yang bisa digunakan ketika menghadapi persoalan di lapangan.

“Saya senang dengan pelatihan ini. Banyak ilmu yang saya peroleh,” kata Ponimen.

Menurut dia, kegiatan peningkatan keterampilan seperti ini penting karena teknisi tidak bisa hanya mengandalkan pengalaman kerja. Pengetahuan mengenai karakteristik perangkat, prosedur pemasangan, serta langkah pemeriksaan ketika terjadi gangguan juga perlu terus diasah.

Pelatihan yang dilakukan secara berkala dinilai dapat membantu teknisi lebih memahami perangkat yang ditangani. Dengan pengetahuan tersebut, teknisi diharapkan dapat melakukan pekerjaan secara lebih terukur ketika berada di lapangan.

Keberadaan fasilitas pelatihan di Surabaya juga berkaitan dengan posisi kota tersebut sebagai salah satu pusat perdagangan perlengkapan rumah tangga dan sanitary di Jawa Timur.

Danko Proshop Surabaya merupakan gerai keempat yang dibuka perusahaan pemilik merek Danko di Indonesia melalui kerja sama dengan PT Karunia Mandiri Sejahtera sebagai mitra dan dealer di Surabaya.

Namun, fasilitas tersebut tidak hanya digunakan sebagai ruang penjualan. Salah satu fungsi yang dikembangkan adalah tempat pelatihan teknisi water heater.

Martinus mengatakan pengembangan jaringan tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan tenaga teknis.

“Yang kami bangun bukan hanya jaringan penjualan. Kami juga ingin membangun ekosistem layanan, termasuk meningkatkan kemampuan teknisi agar pelayanan kepada konsumen semakin baik,” jelas Martinus.

Menurut dia, penguatan kemampuan teknisi diperlukan seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap perangkat water heater. Teknisi dari berbagai wilayah di Jawa Timur diharapkan dapat memperoleh akses terhadap pembelajaran teknis yang lebih terstruktur.

Dalam pelatihan, water heater menjadi salah satu perangkat yang mendapat perhatian. Materi tidak hanya berkaitan dengan pemasangan, tetapi juga pemahaman terhadap karakteristik perangkat dan langkah penanganan ketika terjadi gangguan.

Produk water heater yang tersedia memiliki sejumlah kapasitas, mulai dari 10 liter hingga 200 liter. Selain perangkat pemanas air, terdapat pula produk kitchen sink dan perlengkapan sanitary lainnya.

Bagi teknisi, pemahaman terhadap variasi perangkat menjadi penting karena kebutuhan pemasangan di setiap lokasi dapat berbeda. Kondisi instalasi, penggunaan perangkat, hingga gangguan yang muncul juga membutuhkan penanganan yang tepat.

Karena itu, peningkatan kompetensi teknisi menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan kualitas layanan setelah perangkat digunakan konsumen.

Pembukaan fasilitas di Surabaya merupakan bagian dari rencana pengembangan jaringan Danko Proshop di sejumlah daerah. Perusahaan menargetkan memiliki 25 Proshop di berbagai kota di Indonesia pada periode 2026–2027.

Perusahaan juga mencatat pertumbuhan penjualan sebesar 200 persen pada semester pertama 2026. Meski demikian, pengembangan jaringan tersebut tidak hanya berkaitan dengan perluasan akses penjualan.

Penguatan layanan teknis juga menjadi bagian yang dikembangkan, terutama melalui peningkatan keterampilan teknisi.

Martinus mengatakan pengembangan produk dan jaringan pelatihan akan terus dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan di lapangan.

Bagi teknisi, keberadaan pusat pelatihan dapat menjadi ruang untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan. Sementara bagi konsumen, peningkatan kompetensi tenaga teknis diharapkan membuat proses pemasangan, pemeriksaan, dan penanganan gangguan water heater dapat dilakukan secara lebih baik.

Dengan demikian, perkembangan penggunaan teknologi pemanas air tidak hanya membutuhkan perangkat yang semakin beragam, tetapi juga tenaga teknis yang mampu mengikuti perubahan dan memahami cara kerja perangkat secara tepat.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut