Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Doa Menggema di Sidoarjo, Harapan Besar untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Advertisement . Scroll to see content

Kapolresta Sidoarjo Bongkar Ancaman Narkoba Jenis Baru, Mahasiswa Diajak Bergerak!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 07:18 WIB
  • author Pramono Putra
Kapolresta Sidoarjo Bongkar Ancaman Narkoba Jenis Baru, Mahasiswa Diajak Bergerak!
Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra menggandeng mahasiswa memerangi narkoba, termasuk etomidate dan vape berbahaya. Foto iNewsSurabaya.id/Pramono Putra

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Peredaran narkoba yang mengancam generasi muda menjadi perhatian serius Polresta Sidoarjo. Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra mengajak mahasiswa turun tangan membantu mencegah peredaran barang terlarang sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ajakan tersebut disampaikan Bobby saat menggelar kegiatan ngopi bareng mahasiswa Sidoarjo. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai itu menjadi ruang dialog antara kepolisian dan kalangan mahasiswa untuk membahas persoalan keamanan di Kabupaten Sidoarjo.

Bobby menegaskan, mahasiswa memiliki peran strategis dalam membantu kepolisian menghadapi berbagai persoalan sosial, termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.

“Mahasiswa merupakan mitra penting kami dalam menjaga kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan seperti ini akan kami laksanakan secara rutin,” ujar AKBP Bobby.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Timur sekaligus bagian dari program Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Melalui pendekatan dialogis, kepolisian ingin memperkuat komunikasi dengan masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa.

Dalam diskusi tersebut, Bobby menekankan bahwa pemberantasan narkoba menjadi salah satu prioritas kepolisian. Karena itu, ia mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi peserta diskusi, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam upaya pencegahan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dibutuhkan untuk membangun kesadaran bersama mengenai bahaya narkoba, sekaligus membantu menyampaikan informasi kepada aparat apabila ditemukan indikasi peredaran barang terlarang.

“Narkoba menjadi atensi utama dari Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Jatim. Kami mengajak mahasiswa bersama-sama memerangi narkoba di Sidoarjo,” tegasnya.

Selain narkoba yang telah lama dikenal masyarakat, Polresta Sidoarjo juga menaruh perhatian terhadap kemunculan zat baru yang berpotensi disalahgunakan, termasuk etomidate dan produk vape yang mengandung zat berbahaya.

Bobby menegaskan, kepolisian tidak ingin peredaran barang-barang tersebut berkembang di wilayah Sidoarjo. Penindakan akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam peredaran ilegal, terutama bandar dan pengedar.

“Untuk jenis-jenis narkoba baru seperti etomidate dan vape gentar, kami tidak ingin ada peredarannya di Sidoarjo. Kami akan melakukan penindakan tegas, terutama terhadap bandar dan pengedar,” katanya.

Masyarakat Bisa Laporkan Peredaran Narkoba Lewat 110

Untuk memperkuat upaya pemberantasan narkoba, Bobby meminta masyarakat dan mahasiswa tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan tindak kriminal maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.

Ia memastikan komunikasi antara masyarakat dan kepolisian tetap terbuka. Warga dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 untuk menyampaikan laporan atau informasi yang membutuhkan perhatian aparat.

“Pintu komunikasi kami selalu terbuka. Silakan sampaikan informasi melalui 110. Mari bersama-sama menjaga keamanan Sidoarjo,” pungkasnya.

Melalui komunikasi rutin dengan mahasiswa dan partisipasi masyarakat, Polresta Sidoarjo berharap upaya menjaga kamtibmas dapat berjalan lebih efektif. Kolaborasi tersebut juga diharapkan memperkuat pencegahan peredaran narkoba agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan zat berbahaya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut