Jajaki Kerja Sama Bisnis, Potensi Kawasan Industri Jatim Dipromosikan ke Taiwan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Promosi kawasan industri ke pasar internasional menjadi salah satu upaya untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang investasi.
Melalui forum bisnis dan pertemuan langsung dengan calon mitra, pengelola kawasan industri dapat memperkenalkan keunggulan fasilitas sekaligus menjajaki peluang kolaborasi lintas negara.
Langkah tersebut dilakukan PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) dengan mempromosikan potensi kawasan industri di Jawa Timur (Jatim) kepada pelaku usaha Taiwan. Upaya ini bertujuan membuka peluang kerja sama bisnis serta menjajaki potensi investasi yang dapat dikembangkan ke depan.
Promosi tersebut dilakukan melalui Economic Cooperation Forum: Investment, Trade and Talent Development bertema Strengthening Economic Ties Through Strategic Partnerships. Forum yang diselenggarakan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei itu berlangsung di Garuda Hall, ICE BSD City, Tangerang, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini digelar bersamaan dengan kunjungan delegasi bisnis Taiwan dalam rangka Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Sejumlah pihak yang hadir di antaranya Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo dan Kepala Taipei Economic and Trade Office di Jakarta, Bruce Chen-jung Hung.
Dalam sesi Introduction to Industrial Parks in Indonesia, SIER diwakili Customer Relations Unit Head Silvi Wulan Sari Br Sitepu. Dia memaparkan potensi kawasan industri Jatim melalui presentasi bertajuk East Java’s Industrial Gateway: PT SIER’s Integrated Industrial Estate Solutions.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan SIER, Jefri Ikhwan Ma’arif, mengatakan forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi kawasan industri Jatim kepada investor Taiwan sekaligus membangun peluang kemitraan.
Menurut dia, SIER menawarkan ekosistem industri terintegrasi yang didukung infrastruktur, fasilitas, dan konektivitas untuk menunjang kebutuhan pelaku usaha.
“Partisipasi ini menjadi kesempatan bagi SIER untuk memperkenalkan potensi kawasan industri Jatim kepada investor Taiwan, sekaligus membuka peluang kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).
Dalam forum tersebut, SIER memperkenalkan sejumlah fasilitas pendukung kawasan industri, mulai dari instalasi pengolahan air limbah atau wastewater treatment plant (WWTP), pemanfaatan panel surya di atap bangunan, hingga konektivitas logistik.
SIER juga memaparkan rencana pengembangan fasilitas untuk menunjang aktivitas industri dan kebutuhan pekerja. Rencana tersebut mencakup konsep vertical independent township melalui pengembangan Wisma SIER 2.0, serta pembangunan asrama pekerja dan hotel di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER).
Penjajakan kerja sama berlanjut melalui sesi business matchmaking dan konsultasi satu lawan satu dengan calon mitra. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk menggali kebutuhan pelaku usaha Taiwan dan mengidentifikasi potensi kolaborasi yang sesuai.
Melalui promosi dan pertemuan bisnis tersebut, SIER berupaya memperluas jejaring internasional sekaligus memperkenalkan layanan kawasan industri Jatim kepada calon mitra dari Taiwan. Namun, peluang yang dijajaki masih memerlukan tindak lanjut agar dapat berkembang menjadi kerja sama konkret maupun realisasi investasi.
Editor: Arif Ardliyanto