Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Investor China dan Jepang Lirik Madura, DPRD Jatim Ungkap Syarat agar Investasi Tak Sekadar Wacana
Advertisement . Scroll to see content

Produksi Garam Sumbawa Melejit, Tembus 1.700 Ton dalam Lima Bulan

Jum'at, 06 November 2026 | 05:38 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Produksi Garam Sumbawa Melejit, Tembus 1.700 Ton dalam Lima Bulan
Produksi garam PT Sarana Lestari Makmur di Sumbawa mencapai 1.700 ton pada Juni-Oktober 2026, meningkat dari 900 ton sepanjang 2025. Foto iNewsSurabaya.id/ist

SUMBAWA, iNewsSurabaya.id – Produksi garam lokal di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengalami peningkatan tajam. PT Sarana Lestari Makmur berhasil menghasilkan 1.700 ton garam selama periode Juni hingga Oktober 2026. Capaian tersebut hampir dua kali lipat dibandingkan total produksi sepanjang 2025 yang tercatat sekitar 900 ton.

Peningkatan ini menunjukkan perkembangan aktivitas industri garam di Desa Sepayung, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Perusahaan yang bergerak di sektor industri garam tersebut mengelola kawasan tambak seluas 19 hektare dengan melibatkan puluhan tenaga kerja dari masyarakat setempat.

Administrasi sekaligus Penanggung Jawab Lapangan PT Sarana Lestari Makmur, Moh Atoillah Sohibul Hikam, mengatakan peningkatan produksi pada 2026 tidak terlepas dari aktivitas pengelolaan tambak yang berjalan selama musim produksi.

"Pada 2025, produksi garam kami sekitar 900 ton. Sementara untuk 2026, sejak Juni sampai Oktober sudah mencapai 1.700 ton," ujar Moh Atoillah.


Produksi garam PT Sarana Lestari Makmur di Sumbawa mencapai 1.700 ton pada Juni-Oktober 2026, meningkat dari 900 ton sepanjang 2025. Foto iNewsSurabaya.id/ist

Menurut dia, capaian tersebut menjadi perkembangan tersendiri bagi kegiatan produksi garam perusahaan. Dengan luas lahan mencapai 19 hektare, aktivitas tambak melibatkan sekitar 60 pekerja yang menjalankan berbagai tahapan operasional, mulai dari pengelolaan lahan hingga proses menghasilkan garam siap dipasarkan.

Keterlibatan tenaga kerja lokal juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan tambak. Sektor produksi garam tidak hanya berkaitan dengan hasil panen, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional.

Di sisi lain, penyerapan hasil produksi menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan usaha tambak. PT Sarana Lestari Makmur menjalin kerja sama dengan PT Sumatraco Langgeng Makmur dalam pemasaran garam yang dihasilkan dari kawasan produksi di Desa Sepayung.

Dalam kolaborasi tersebut, PT Sumatraco Langgeng Makmur melakukan pembelian garam hasil produksi PT Sarana Lestari Makmur. Kerja sama ini menjadi salah satu jalur penyerapan hasil panen sekaligus menghubungkan kegiatan produksi di daerah dengan kebutuhan pasar.

Kepastian penyerapan hasil produksi diharapkan dapat memberikan ruang bagi perusahaan untuk menjaga kesinambungan aktivitas tambak. Selain itu, keberadaan mitra pembeli turut menjadi bagian dari rantai pasok industri garam lokal.

Seiring meningkatnya hasil produksi, PT Sarana Lestari Makmur mulai menyiapkan langkah pengembangan kawasan tambak. Perusahaan menargetkan perluasan lahan dari 19 hektare menjadi 30 hektare pada 2027.

Rencana tersebut diproyeksikan dapat memperbesar kapasitas produksi sekaligus mengoptimalkan potensi tambak garam di Kabupaten Sumbawa. Dengan tambahan lahan sekitar 11 hektare, perusahaan memiliki peluang meningkatkan volume produksi pada periode mendatang.

Moh Atoillah berharap rencana pengembangan tersebut dapat direalisasikan sesuai target sehingga kegiatan produksi semakin berkembang.

Peningkatan produksi dari 900 ton menjadi 1.700 ton, keterlibatan sekitar 60 pekerja, serta kerja sama penyerapan hasil panen dengan PT Sumatraco Langgeng Makmur menjadi bagian dari perkembangan industri garam di Desa Sepayung.

Ke depan, perluasan kawasan tambak diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi perusahaan, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut