SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kabar penarikan atau pemungutan biaya untuk pemain yang mengikuti seleksi telah tersebar. Ketua Asosiasi Futsal Kota (AFK) Surabaya, Abdullah langsung memberikan respon cepat atas kabar miring yang terjadi dipengurusannya.
Abdullah menuturkan, dirinya mengetahui kalau penarikan pungutan saat seleksi Pra PON sebesar Rp 25.000 ramai jadi pembicaraan. Namun, ia menegaskan bahwa penarikan tersebut telah dilakukan kesepakatan bersama anggota klub se-Surabaya. AFK Surabaya sendiri sudah memberikan 2 opsi untuk para anggotanya tentang mekanisme seleksi Pra PON yaitu terbuka dengan biaya dan internal.
"Opsi 1 maka akan ada kegiatan seleksi terbuka dimana akan ada biaya lapangan dan operasional. Opsi ke 2 maka para anggota sepakat kelembagaan akan melakukan pemilihan pemain dengan mekanisme internal tanpa ada seleksi," ucapnya.
Ia menegaskan, persetujuan tersebut dibuat dengan melibatkan 27 klub anggota AFK Surabaya yang menyepakati penyertaan biaya seleksi Pra PON. "Semua keputusan terkait tarif seleksi pemain dari hasil kesepakatan dengan klub anggota AFk Surabaya," kata Abdullah.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait