SURABAYA, iNEWSSURABAYA.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kembali menggelar program mudik gratis untuk masyarakat pada tahun ini. Dengan total anggaran mencapai Rp8 miliar dari APBD Jatim, program ini menyediakan 343 bus yang mampu mengangkut 13.720 penumpang ke berbagai daerah di Jawa Timur.
Dari total armada tersebut, sebanyak 102 bus non-ekonomi diberangkatkan langsung dari Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di Surabaya menuju 20 kabupaten/kota. Destinasi mudik antara lain Madiun, Magetan, Ponorogo, Nganjuk, Tulungagung, Blitar, Trenggalek, Bondowoso, Pacitan, Jember, Ngawi, Tuban, Sumenep, Bojonegoro, hingga Banyuwangi.
Selain itu, sebanyak 98 bus diberangkatkan dari titik keberangkatan lainnya seperti PWNU Jatim dan Puspa Agro. Tidak hanya jalur darat, moda transportasi laut juga disediakan untuk mengangkut 3.750 penumpang, sehingga total peserta mudik gratis tahun ini mencapai 17.470 orang. Bahkan, bagi warga Jawa Timur yang berdomisili di Jakarta, Pemprov Jatim menyediakan 78 bus dengan titik pemberangkatan dari Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa program ini mendapat kucuran dana Rp8 miliar dari APBD Jatim, belum termasuk kontribusi dari berbagai perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). “Kalau anggaran CSR perusahaan saya tidak menghitung. Tapi kalau dari APBD Jatim sebesar Rp8 miliar,” ujar Nyono usai melepas ribuan pemudik di Kantor Dishub Jatim, Sabtu (29/3/2025).
Nyono menambahkan bahwa program mudik gratis ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah, serta mengurangi kepadatan di terminal-terminal utama.
“Kami juga mengangkut 2.650 unit sepeda motor secara gratis melalui jalur darat dan laut. Motor-motor tersebut dikirim menggunakan truk dan kapal laut dari Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Sapudi,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait