BREAKING NEWS Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Malang Tidak Persoalkan Zakir Naik Ceramah

Avirista Midaada
Zakir Naik ulama asal India saat sedang mencari istri untuk anaknya Fariq Naik dengan 15 syarat yang harus terpenuhi. (Foto: Bernama)

MALANG, iNewsSurabaya.id - Dua organisasi masyarakat (ormas) keagamaan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah tidak mempermasalahkan  ulama Dr. Zakir Naik akan mengisi ceramah di Kota Malang. Namun diakui ada beberapa koridor yang disepakati yakni jangan sampai menimbulkan konflik horizontal.

Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah Kota Malang Abdul Haris mengungkapkan, dia meminta seluruh pihak untuk berpikir terbuka dan menyikapi secara dewasa. Namun, pihaknya mengaku secara akademi tak ada masalah dari apa yang disampaikan oleh Zakir Naik.

"Kita butuh kedewasaan sebenarnya, artinya beda itu nggak selamanya menjadi permasalahan. Ceramahnya Zakir Naik itu untuk non muslim memang dianggap bermasalah. Di akademik sebenarnya nggak ada masalah, kita harus lihat kondisi dan situasi masyarakat," ucap Abdul Haris, dikonfirmasi pada Rabu malam (9/7/2025).

Menurutnya, ceramah yang dilakukan Zakir Naik selama ini bukanlah mengolok-olok atau memprovokasi, melainkan ada argumen yang rasional. Maka ia mendorong agar semua pihak termasuk dari sisi Islam dan non-islam untuk berani berpikir terbuka, menerima perbedaan.

"Kegiatan ini jangan sampai menjadi konflik atau memperkeruh suasana. Memang ini proses pembelajaran. Toleransi kan adalah berani mengakui perbedaan. Kalau tidak berangkat dari situ, susah membangun toleransi ya, biarkan berbeda sebagai satu variasi. Paling penting kesiapan kita untuk berani berbeda dan terbuka," terangnya.

Di sisi lain, Ketua PCNU Kota Malang Isroqunnajah menyatakan, pihaknya tidak pernah secara persoalan mempermasalahkan kehadiran dari Zakir Naik. Apalagi dari panitia memang ada beberapa persyaratan yang disanggupi dipenuhi dalam kegiatan ceramah ulama Zakir Naik.

"Kebetulan kemarin saya atas nama MUI, diminta datang dan saya sampaikan secara personal tidak di forum resmi, kita atas nama NU tidak pernah melakukan dalam tanda petik penghalangan atau pencegahan atau penolakan," kata Isroqunnajah, atau yang disapa Gus Is ini.

Meski diakuinya, ada pihak - pihak yang menerima dan menolak. Tapi kata panitia saat dirinya bertemu akan ada pengaturan, misalnya seleksi beberapa pertanyaan yang sekiranya dianggap kontroversial hingga pembatasan waktu ceramah yang dipercepat. Apalagi Ulama Zakir Naik juga sudah terlanjur tiba di Kota Malang.

"Artinya ada yg menerima dan menolak. Karena kita semua tahu, karena kalau diterima dikhawatirkan mencederai kerukunan di Kota Malang, itu yang menjadi alasan paling rasional sekalipun underestimate karena ya kita belum tahu," terangnya.

Sebagai informasi, Ulama Zakir Naik asal India dijadwalkan mengisi ceramah di Stadion Gajayana, Kota Malang, pada Kamis (10/7/2025) sore. Ceramah Zakir Naik di Kota Malang ini sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Tour 2025. Sebelum di Kota Malang, Zakir Naik hadir dan mengisi ceramah di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada Selasa 8 Juli 2025.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network