Prof Mulyanto Kembali Pimpin Untag Surabaya, Dua Wajah Baru Perkuat Jajaran Pimpinan, Ini Sosoknya

Arif Ardliyanto
Prof. Dr. Mulyanto Nugroho kembali dipercaya menjabat sebagai Rektor Untag Surabaya untuk periode 2025–2029. Foto iNewsSurabaya/arif

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memasuki babak baru kepemimpinan setelah Prof. Dr. Mulyanto Nugroho kembali dipercaya menjabat sebagai Rektor untuk periode 2025–2029. Pelantikan yang berlangsung pada Selasa (19/8/2025) ini sekaligus menandai formasi baru jajaran pimpinan universitas dengan hadirnya dua wajah segar yang diharapkan mampu membawa kampus “Merah Putih” semakin berprestasi.

Dua sosok baru tersebut adalah Dr. Supangat, M.Kom., ITIL., COBIT., CLA yang dipercaya sebagai Wakil Rektor II, serta Dr. Sumiati, MM yang menjabat Wakil Rektor III. Keduanya dikenal memiliki rekam jejak akademik yang solid dengan puluhan karya penelitian yang sudah terpublikasi. 

Supangat yang menekuni bidang teknologi digital tercatat telah menghasilkan lebih dari 20 riset, sedangkan Sumiati jauh lebih produktif dengan 90 riset yang diakui luas. Salah satu karyanya yang cukup fenomenal adalah penelitian bertajuk “Pengaruh Kualitas Produk dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah di Kota Bangkalan” yang diterbitkan pada 2016 dan hingga kini sudah direview ratusan akademisi.

Sementara itu, Prof. Mulyanto atau akrab disapa Prof. Nug memasuki periode ketiganya sebagai rektor. Ia akan didampingi oleh Harjo Seputro, ST, MT (Wakil Rektor I), Supangat (Wakil Rektor II), dan Sumiati (Wakil Rektor III). Formasi ini diharapkan mampu mengakselerasi visi besar Untag untuk meningkatkan kualitas pendidikan berstandar internasional sekaligus memperkuat identitas kampus yang menjunjung tinggi nilai patriotisme.

Dalam sambutannya, Prof. Mulyanto menegaskan bahwa tantangan pendidikan tinggi ke depan semakin kompleks, sehingga Untag Surabaya harus berani melangkah lebih jauh. 

“Sejak 2018 kami sudah membuka empat program studi internasional. Pada 2021, tiga di antaranya berhasil meraih akreditasi internasional. Tahun ini kami menargetkan tambahan empat prodi, sehingga total ada tujuh yang berstandar internasional,” ujarnya.

Selain internasionalisasi, Prof. Mul menegaskan pentingnya implementasi Catur Dharma Perguruan Tinggi. Salah satunya melalui pendidikan patriotisme yang diwajibkan mulai jenjang sarjana hingga doktor. 

“Kampus Merah Putih ini memiliki tanggung jawab menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Hal ini sejalan dengan program Kampung Pancasila yang digagas Pemkot Surabaya,” tambahnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network