Senada dengan sang pelatih, Manajer FC Maestro Perkasa, Sugeng, menegaskan bahwa skor bukanlah tujuan utama dalam pembinaan usia dini. Ia lebih menyoroti perkembangan mental dan pemahaman bermain para pemain.
“Yang paling penting adalah progres permainan dan mental bertanding anak-anak. Kemenangan ini menjadi motivasi sekaligus modal berharga untuk pertandingan selanjutnya,” kata Sugeng.
Sementara itu, Fatir yang mencuri perhatian lewat quatrick tetap merendah. Ia menilai keberhasilannya mencetak empat gol tak lepas dari kerja sama tim yang solid.
“Alhamdulillah bisa mencetak gol, tapi ini hasil kerja tim. Teman-teman bermain kompak dan saling mendukung dari awal sampai akhir,” ungkap Fatir.
Kemenangan telak atas SFF ini semakin menegaskan FC Maestro Perkasa sebagai salah satu tim muda yang patut diperhitungkan di Liga Progresif U-13. Lebih dari sekadar hasil di papan skor, performa tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan usia dini yang dijalankan klub secara berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
