Ia menilai, karya literatur seperti yang ditulis Aurelie merupakan pengingat penting bahwa ancaman kekerasan seksual nyata adanya dan bisa terjadi di lingkungan terdekat, termasuk keluarga dan sekolah.
"Kami harap masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Perlindungan anak membutuhkan peran aktif seluruh elemen, terutama keluarga sebagai lingkaran terdekat," pungkasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
