Kawasan Industri ini Berencana Gunakan Teknologi Nano Bio untuk Kurangi Jejak Karbon

Lukman Hakim
PT SIER, anggota Holding BUMN Danareksa meneken kontrak kerja sama dengan PT Panah Perak Megasarana (PPM). Foto : Surabaya.iNews.id/ist.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), anggota Holding BUMN Danareksa meneken kontrak kerja sama dengan perusahaan infrastruktur air bersih PT Panah Perak Megasarana (PPM).

Kerja sama tersebut berfokus pada implementasi teknologi Nano Bio, yang dikembangkan oleh PPM untuk pengolahan air limbah industri dan logam berat. Teknologi ini akan diterapkan pada fasilitas Waste Water Treatment Plant dan Water Treatment Plant (WWTP dan WTP) untuk menghasilkan air bersih yang layak guna di kawasan industri SIER.

Direktur Operasional merangkap Plt Direktur Pemasaran dan Pengembangan SIER, Lussi Erniawati mengatakan, sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Jawa Timur, SIER terus berinovasi untuk meminimalkan dampak lingkungan dari aktivitas manufaktur

“Kerja sama ini merupakan bagian dari peta jalan kami menuju kawasan industri yang lebih ramah lingkungan,” katanya, Senin (19/1/2026).

Lussi menjelaskan, pemanfaatan air limbah menjadi air bersih akan membantu tenant memperoleh pasokan air industri berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan pada air tanah.

Kerja sama ini, lanjutnya, menitikberatkan pada upaya pengurangan jejak karbon dan dampak lingkungan dari limbah cair industri. 

“Selain itu, proyek ini juga menghadirkan efisiensi melalui penyediaan pasokan air bersih alternatif yang stabil dengan dukungan sistem otomasi dan monitoring kualitas air secara real-time,” paparnya.

Direktur Business Development PPM, Andy Z. Nasution menuturkan, kerjasama ini bertujuan mendukung konsep green industrial estate di Indonesia. “Kerja sama ini mencakup pembangunan serta pengelolaan fasilitas pengolahan air dengan sistem WWTP dan WTP yang terintegrasi,” ungkapnya.

Andy menambahkan, melalui teknologi Nano Bio, air limbah industri diproses dengan tahapan purifikasi tingkat tinggi dan efisien. Sehingga memenuhi standar kualitas air industri dan ketentuan Permenkes

“Teknologi ini tidak hanya mengolah limbah yang mengandung logam berat agar aman bagi lingkungan, tetapi juga menciptakan sirkularitas ekonomi. Yakni dengan menjadikan limbah sebagai sumber daya air yang bernilai,” terangnya.

Guna menjamin mutu pengolahan air daur ulang, sebelumnya SIER telah menerima sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia. Sertifikat halal ini diberikan setelah melalui proses audit oleh Lembaga Pemeriksa Halal – Kajian Halalan Thayyiban PP Muhammadiyah (LPH-KHT PP Muhammadiyah).

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network