Kolaborasi dan Integrasi Jadi Strategi Industri Elektronik Hadapi Tantangan Global

Lukman Hakim
Ilustrasi industri elektronik. (Foto/ist).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – PT LG Electronics Indonesia terus memperkuat industri elektronik nasional melalui penguatan kolaborasi dan integrasi

Strategi tersebut dinilai menjadi fondasi utama pertumbuhan berkelanjutan LG di tengah dinamika industri manufaktur dan elektronik global.

President of LG Electronics Indonesia, Ha Sang-chul, mengatakan transformasi LG selama lebih dari tiga dekade telah mengantarkan perusahaan menjadi salah satu pelaku industri elektronik dengan operasi terintegrasi penuh di Indonesia.

“Kolaborasi dan integrasi internal menjadi kunci yang membawa LG terus bertumbuh di Indonesia. Model ini akan tetap menjadi strategi utama kami untuk menjaga daya saing dan mendorong pertumbuhan jangka panjang,” ujar Ha Sang-chul, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, LG tidak lagi hanya berperan sebagai perusahaan distribusi produk elektronik, melainkan telah membangun basis manufaktur dan ekosistem industri yang lengkap. 

Hal tersebut tercermin dari keberadaan fasilitas produksi di Cibitung, Jawa Barat dan Tangerang, Banten, serta pengoperasian pusat produksi baru untuk produk pendingin udara (AC) berbasis kemitraan strategis.

Selain manufaktur, LG juga mengembangkan pusat riset dan pengembangan, kantor pusat pemasaran, hingga jaringan layanan purna jual yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Integrasi ini memperkuat efisiensi rantai pasok sekaligus meningkatkan kandungan lokal dalam proses produksi.

“Dengan infrastruktur yang semakin lengkap, LG mampu meningkatkan kecepatan inovasi, efisiensi biaya, serta ketahanan rantai pasok di tengah ketidakpastian global,” ujarnya.

Ha Sang-chul menambahkan, pertumbuhan investasi dan kapasitas produksi LG sejalan dengan meningkatnya permintaan pasar domestik serta kepercayaan konsumen terhadap produk elektronik buatan Indonesia. 

Di sisi lain, pengembangan industri ini turut membuka lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor manufaktur. LG juga melihat Indonesia sebagai basis strategis untuk mendukung agenda industrialisasi nasional, termasuk program Making Indonesia 4.0 dan peta jalan industri 2025–2045.

“Sebagai perusahaan dengan operasi terintegrasi, kami memiliki peran untuk berkontribusi pada penguatan industri nasional, baik melalui investasi, transfer teknologi, maupun pengembangan SDM,” katanya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network