SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Turnamen sepak bola usia dini “Surabaya Junior Football Cup 2026” menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola masa depan Indonesia.
Kompetisi yang diikuti kelompok usia U-9 dan U-11 tersebut diharapkan mampu membangun karakter, sportivitas, serta mental bertanding anak sejak dini dalam suasana kompetitif yang positif.
Ajang tersebut mendapat dukungan penuh dari PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta generasi muda, khususnya di bidang olahraga.
Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan pembinaan olahraga sejak usia dini merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak hanya ditopang pertumbuhan industri dan investasi, tetapi juga melalui pengembangan potensi anak-anak di berbagai bidang.
“Turnamen ini bukan sekadar kompetisi sepak bola anak-anak. Lebih dari itu, ini menjadi ruang pembinaan karakter, mental bertanding, disiplin, kerja sama, serta semangat pantang menyerah. Dari lapangan seperti inilah mimpi-mimpi besar mulai tumbuh,” ujarnya, Jumat (15/5/2026).
Lussi menilai, ajang seperti Surabaya Junior Football Cup dapat menjadi titik awal lahirnya pemain-pemain hebat Indonesia di masa depan. Bahkan, bukan tidak mungkin para peserta yang bertanding saat ini kelak menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia.
“Dari turnamen ini bisa saja lahir talenta-talenta baru sepak bola Indonesia, bahkan muncul Marselino Ferdinan baru yang nantinya mengharumkan nama bangsa,” katanya.
Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT SIER, Jefri Ikhwan Ma'arif, menekankan pentingnya menjunjung sportivitas dalam pembinaan sepak bola usia dini. Ia berharap seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat fair play.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun mental bertanding anak-anak sejak dini dalam suasana yang positif dan menyenangkan. Karena itu, tidak perlu ada gesekan ataupun kericuhan selama turnamen berlangsung,” ujarnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
