SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang kerap memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global, masyarakat di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) tidak perlu cemas. Pasokan bahan bakar minyak (BBM) dipastikan tetap aman menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menegaskan bahwa distribusi BBM di wilayah tersebut masih berjalan stabil dan terkendali. Perusahaan juga terus memantau perkembangan situasi global yang berpotensi berdampak pada rantai pasok energi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa ketahanan stok BBM di wilayah Jatimbalinus berada pada level yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama pada periode peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri.
“Saat ini rata-rata ketahanan stok BBM di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus berada pada kondisi aman. Pasokan dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri,” ujar Ahad.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan distribusi BBM tetap lancar dan stok aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idul Fitri. (Foto: Istimewa)
Dia menjelaskan, ketersediaan BBM diperkuat melalui sistem pasokan rutin yang telah terjadwal sesuai perencanaan distribusi nasional. Selain itu, perusahaan juga telah melakukan strategi build up stock atau penambahan cadangan sejak menjelang Ramadan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Menurut Ahad, hingga saat ini proses distribusi BBM dari terminal ke berbagai lembaga penyalur seperti SPBU masih berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Pertamina juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga pemangku kepentingan lainnya guna memastikan distribusi energi berjalan tanpa hambatan.
“Koordinasi lintas sektor terus kami lakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai dinamika yang mungkin terjadi dalam proses distribusi,” katanya.
Sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok. Metode ini menjadi langkah mitigasi untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan meski menghadapi potensi gangguan.
Melalui pendekatan tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai skenario distribusi alternatif hingga langkah darurat jika terjadi kondisi tertentu. Seluruh proses juga dilakukan dengan tetap memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset perusahaan, serta kelangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko.
Tak hanya itu, menjelang puncak arus mudik Lebaran, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga akan menggelar Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 9 Maret mendatang.
Satgas ini bertugas memastikan kesiapan infrastruktur energi, ketersediaan pasokan BBM, serta layanan bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Masyarakat tidak perlu panik. BBM tersedia dan distribusi berjalan normal, sehingga pembelian cukup dilakukan sesuai kebutuhan,” ucapnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
