GRESIK, iNewsSurabaya.id – Senyum harapan mulai terlihat di wajah warga Desa Campurejo, Kabupaten Gresik. Setelah bertahun-tahun hidup di kawasan padat dengan kondisi rumah yang terbatas, ratusan keluarga kini menanti hadirnya hunian yang lebih layak.
Sebanyak 145 rumah layak huni bagi warga Desa Campurejo ditargetkan selesai dibangun pada Mei 2026. Program ini diharapkan menjadi langkah besar dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat yang selama ini tinggal di lingkungan padat dan kurang memadai.
Kepala Desa Campurejo, Amudi, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik telah menyusun program penataan kawasan selama empat tahun. Pada tahap awal, pembangunan difokuskan di RW 09, wilayah yang selama ini dikenal memiliki kepadatan hunian tinggi.
“Banyak warga yang tinggal di lahan milik desa dan kondisinya sangat padat. Bahkan satu rumah bisa dihuni dua sampai tiga kepala keluarga, terutama di RT 31 dan RT 32 RW 09,” ujar Amudi saat ditemui di Desa Campurejo, Jumat (13/3/2026).
Tak hanya soal kepadatan hunian, sejumlah kawasan di desa tersebut juga menghadapi berbagai persoalan dasar. Pemerintah desa mencatat kawasan dengan kondisi kumuh tersebar di RW 01, RW 03, RW 04, dan RW 09 dengan total mencapai 474 keluarga.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih serta sistem pengelolaan limbah rumah tangga yang memadai.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
