Fasilitasnya sangat lengkap, mulai dari charger ultra fast 180 kW hingga posko siaga yang nyaman untuk melepas lelah. Keberadaan titik ini sangat krusial untuk memastikan kendaraan tetap prima sebelum menyusuri koridor Bali Barat.
Bergeser ke arah timur, SPKLU Rest Area Soka menjadi titik singgah favorit karena memadukan kebutuhan teknis dengan kenyamanan wisata. Pengendara bisa mengisi daya mesin berkapasitas 100 kW sambil menikmati pemandangan pantai yang ikonik.
Data menunjukkan tren penggunaan listrik di lokasi ini meningkat tajam, namun PLN memastikan kapasitas sistem masih sangat longgar untuk melayani arus kendaraan yang melintas menuju pusat kota.
Rangkaian inspeksi berakhir di SPKLU Center Hayam Wuruk, Denpasar, yang menjadi pusat pengisian terbesar dan tercanggih di Bali. Selain kecepatan pengisian, PLN menekankan standar keselamatan tinggi dengan penyediaan alat pemadam khusus baterai lithium di setiap unit.
Melalui integrasi aplikasi PLN Mobile dan kesiapan personel 24 jam, transisi menuju green tourism di Bali kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang memberikan rasa aman bagi setiap pengguna kendaraan listrik.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
