JEMBER, iNewsSurabaya.id – Suasana dini hari di sebuah SPBU di Kabupaten Jember mendadak menjadi perhatian warga. Aktivitas pengisian BBM bersubsidi jenis Biosolar menggunakan truk bermuatan tangki besar memicu kecurigaan masyarakat yang khawatir jatah bahan bakar untuk warga justru disalahgunakan.
Kecurigaan itu kemudian dilaporkan warga pada Jumat (13/3). Dalam laporan tersebut disebutkan adanya pengisian Biosolar menggunakan truk dengan tangki IBC di SPBU 54.681.11 pada waktu yang tidak biasa, yakni menjelang subuh.
Bagi sebagian masyarakat, pemandangan itu menimbulkan kekhawatiran. Biosolar yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor tertentu dan masyarakat yang berhak dikhawatirkan justru dialihkan ke pihak lain.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian bersama pihak terkait langsung melakukan pengecekan ke lokasi SPBU. Petugas bahkan sempat mengamankan truk yang diduga terlibat dalam aktivitas pengisian BBM bersubsidi tersebut.
Namun saat proses pemeriksaan berlangsung, kendaraan tersebut dilaporkan meninggalkan area SPBU. Truk itu kemudian sempat dikejar oleh warga bersama aparat kepolisian setempat, meski akhirnya tidak berhasil diamankan.
Meski demikian, langkah cepat aparat dinilai mampu mencegah potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi yang lebih luas. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan bersama dalam menjaga distribusi energi nasional.
Menanggapi kejadian tersebut, Pertamina Patra Niaga langsung mengambil langkah tegas dengan menertibkan SPBU yang diduga melakukan pelanggaran dalam penyaluran Biosolar.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
