Jelang Lebaran, Emak-Emak hingga Sosialita Dominasi Gadai Emas di Surabaya, Transaksi Naik 10 Persen

Arif Ardliyanto
Menjelang Idulfitri, transaksi gadai di Pegadaian Dinoyo Surabaya meningkat 10 persen. Mayoritas nasabah perempuan menggadaikan emas perhiasan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran. Foto Surabaya.iNews.id/arif

Deddy mengungkapkan, emas masih menjadi barang yang paling banyak digadaikan oleh masyarakat. Perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung menjadi pilihan utama karena mudah dicairkan serta memiliki nilai taksiran yang cukup tinggi.

“Yang digadaikan mayoritas emas perhiasan dan emas lantakan, tetapi lebih dominan emas perhiasan seperti cincin, gelang, dan kalung,” katanya.

Saat ini, nilai taksiran emas 24 karat atau emas lantakan di Pegadaian Dinoyo berada di kisaran Rp2.500.000 per gram. Sementara untuk emas perhiasan, nilai taksirannya sekitar Rp2.370.000 per gram.

Selain emas, beberapa barang lain juga turut dijadikan jaminan gadai oleh masyarakat. Mulai dari kendaraan roda empat, barang elektronik, hingga barang mewah seperti jam tangan bernilai tinggi.

“Ada juga yang menggadaikan mobil, barang elektronik, hingga barang luxury seperti jam tangan,” tambah Deddy.

Meski begitu, emas tetap menjadi primadona masyarakat ketika membutuhkan dana cepat. Pola ini bahkan sudah menjadi siklus tahunan yang selalu terjadi menjelang momen besar seperti Ramadan dan Idulfitri.

“Kalau jelang Idulfitri, masyarakat memang lebih banyak memanfaatkan emas untuk digadaikan di Pegadaian. Selain itu biasanya juga meningkat saat musim anak masuk sekolah,” jelasnya.

Deddy menambahkan, fenomena ini sedikit berbeda dengan daerah lain di Jawa Timur yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Di wilayah tersebut, lonjakan transaksi gadai biasanya terjadi saat musim tanam atau masa panen.

Sementara di Surabaya sebagai kota metropolitan, peningkatan transaksi gadai lebih dipicu oleh kebutuhan konsumsi masyarakat menjelang momen besar seperti Lebaran.

“Nasabah yang datang pun kebanyakan masih didominasi perempuan, mulai dari ibu rumah tangga, pekerja, hingga sosialita,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network