SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menggratiskan layanan Bus Trans Jatim selama dua hari Lebaran, yakni pada 21–22 Maret 2026.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh koridor layanan di wilayah Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali layanan Trans Jatim Luxury.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Jatim dalam memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya pada momentum Idulfitri yang identik dengan aktivitas silaturahmi.
“Kami ingin menghadirkan kebahagiaan Lebaran yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan gratis,” ujarnya, Rabu (19/3/2026).
Menurutnya, pembebasan tarif ini berlaku pada hari H dan H+1 Lebaran sebagai stimulus bagi masyarakat yang melakukan kunjungan ke keluarga maupun kerabat.
Selain itu, Pemprov Jatim juga melakukan penyesuaian jam operasional pada hari pertama Lebaran. Layanan Trans Jatim akan beroperasi mulai pukul 10.00 WIB hingga 21.00 WIB, sementara pada H+1 kembali normal dari pukul 05.00 WIB hingga 21.00 WIB.
Khofifah menambahkan, kebijakan ini juga bertujuan mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik guna mengurangi kepadatan lalu lintas dan risiko kecelakaan selama periode Lebaran.
“Dengan layanan gratis ini, kami berharap masyarakat dapat bepergian dengan lebih aman, tertib, dan nyaman,” katanya.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menghadirkan transportasi publik yang inklusif, terjangkau, dan berkelanjutan.
Ia pun mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut bersama keluarga saat momentum Lebaran. “Silakan ajak keluarga dan kerabat untuk memanfaatkan layanan ini. Semoga bisa membuat perjalanan Lebaran lebih hemat dan menyenangkan,” tutupnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
