Malam Takbir Lebih Aman Tanpa Konvoi, Ini Imbauan Polda Jatim

Lukman Hakim
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi. Foto : istimewa.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Polda Jawa Timur (Jatim) menggelar Apel Gelar Siaga Malam Takbir 2026 di Lapangan Mapolda Jatim. Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Iwan Saktiadi selaku pimpinan apel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontrol kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.

“Apel kesiapan ini merupakan mekanisme yang wajar sebagai sarana kontrol untuk memastikan kesiapan anggota sebelum melaksanakan penugasan,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menyebut, dalam satu hingga dua hari ke depan dinamika aktivitas masyarakat akan meningkat seiring mendekatnya perayaan Idulfitri. Bahkan, sebagian masyarakat diperkirakan akan melaksanakan malam takbir lebih awal.

“Malam Idulfitri identik dengan kegiatan takbir, namun kami mengimbau agar tidak dilakukan secara berkeliling. Cukup dilaksanakan di tempat masing-masing, seperti di masjid atau musala,” tegasnya.

Menurutnya, takbir keliling dengan menggunakan kendaraan, khususnya kendaraan terbuka, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas serta gesekan antar kelompok masyarakat.

“Jika dilakukan di jalan dengan kendaraan terbuka, ini rawan kecelakaan dan berpotensi menimbulkan gesekan yang bisa berujung konflik,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Jatim telah menyiapkan pengamanan melalui pergelaran personel di berbagai titik strategis.

Sebanyak 168 pos pengamanan, 42 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu telah dioperasionalkan guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, termasuk potensi keramaian saat malam takbir.

Selain itu, pihak kepolisian juga mencatat adanya peningkatan arus mudik menuju Jatim. Berdasarkan data dari sejumlah gerbang tol, terjadi kenaikan volume kendaraan sekitar 10 persen.

“Secara keseluruhan memang ada peningkatan sekitar 10 persen, terutama terlihat dari indikator gerbang tol dan kepadatan di rest area,” ungkapnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network